GMS Kembali Gelar Pelatihan Barista, Anggota Dewan Ikut Menjadi Peserta

GMS Gelar Pelatihan Barista
PT Ghania Mahardika Sejahtera (GMS) kembali gelar pelatihan barista di Hotel 88 Jalan Asia Afrika Kota Bandung, Sabtu 11 Mei 2024. M Syahlevi, anggota dewan terpilih ikut menjadi peserta.

Bandung, tandabaca.id
PT Ghania Mahardika Sejahtera (GMS) kembali gelar pelatihan barista di Hotel 88 Jalan Asia Afrika Kota Bandung, Sabtu 11 Mei 2024. M Syahlevi, anggota dewan terpilih ikut menjadi peserta.

GMS dipimpin oleh Ari Ati Ningrum sebagai Direktur Utama dan juga founder FUM.

Giat bertajuk lestarikan kopi nusantara bersama milenial ini terselenggara atas kerja bareng GMS dengan Forum UMKM Mahardika (FUM). Pemateri Coach Willy Fransiskus, Founder Armor Coffee, 372 kopi.

Pesertanya 16 orang, sebagian besar milenial yang tertarik dengan bisnis kopi. Yang lebih menarik lagi, salah satu dari milenial itu, M Syahlevi anggota DPRD Kota Bandung terpilih 2024-2029 Kota Bandung.

Selain itu, giat juga dihadir, Rohman Agus Jatmika ST. MM Pembina Yayasan Asikmi Indonesia Raya yang juga menjabat, sebagai Pembina FUM.

Raja, sapaan karib dari Rohman Agus Jatmika juga ASN, di Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Bandung. Jabatannya, Analis Perdagangan Ahli Muda.

Raja, berharap kegiatan ini bukan hanya pelatihan biasa, tetapi pelatihan secara terus menerus, bersinergi, dan harus dilakukan pendampingan.

Tahapan itu dibutuhkan karena Disperindag Kota Bandung berharap, peserta pelatihan ini nantinya, bisa menjadi pengusaha yang sukses, berhasil dan luar biasa.

Membangun Pengusaha Bermental Baja

Raja juga meminta, penitia ke depan bisa melakukan gelar produk secara seremonial, agar bisa mengangkat pelaku usaha Kota Bandung yang betul-betul inten atau fokus di dunia barista.

“Jadi harapan saya terus dilanjutkan pelatihan-pelatihan. Apalagi sudah punya sertifikat, nanti yang dikeluarkan oleh lembaga kita yah,” katanya.

Raja juga bercerita, tentang seorang nenek yang berjualan roti di pinggir jalan, tempatnya sewa, rotinya keras, pembelinya hanya satu dua orang saja.

Tetapi nenek itu tidak putus asa, dia yakin apa yang dilakukannya suatu saat nanti bermanfaat. Tekadnya itu terbukti, dia pemilik brand kartikasari.

“Yang hadir disini teruslah berusaha melakukan pelatihan barista. Insya Allah dengan terus tekun tanpa mengeluh, terus melakukan perubahan, pada akhirnya bisa menjadi pengusaha yang luar biasa. Awalnya mungkin dari kopi, nanti bisa berkembang menjadi usaha A, B dan C.”

“Tolong ya coach. Disamping melatih dari sisi proses industrinya. Ada yang lebih penting lagi, yaitu membangun pengusaha bermental baja,” pintanya.

Mereka Punya Kemampuan

Sementara itu, Coach Willy Fransiskus, senang seluruh peserta antusias mengikuti pelatihan barista, semuanya ikut mencoba menu-menu yang diajarkan.

“Saya lihat mereka punya kemampuan, tinggal kemauan untuk suksesnya yang harus dimunculkan,” ungkap Kang Willy, tidak terbiasa disapa coach.

Kang Willy menjelaskan, sebetulnya untuk bisnis kopi, karakter yang utama adalah keberanian, sikap mental positif, pantang menyerah, dan punya pandangan.

“Kopi hanya sekedar melengkapi dari karakter itu, karena kopi yang sudah diketahui sekarang pun, sudah bisa dijadikan bisnis, jika kemiliki kemauan, keberanian, pasti bisa kita jalankan,” terangnya.

Tidak hanya itu, Kang Willy juga menyampaikan, kopi yang sudah diseduh itu bisa dibikin varian, macam-macam sajian menu yang bisa dijual misal kopi hitam murni, kopi dengan buah-buahan, kopi dengan rempah, kopi dengan varian susu dan sirupnya.

Sementara itu, M Syahlevi, anggota DPRD Kota Bandung terpilih periode 2024-2029 memboyong rekan, Bandung WIN Millenial yang tertarik di dunia kopi ikut pelatihan Barista.

“Rekan komunitas Bandung WIN Millenial ikut pelatihan barista, agar bisa menambah wawasan dan pengalaman di ilmu barista. Karena ilmu ini butuh kreasi dan inovasi lebih,” ungkapnya.

Levi panggilan karib dari M Syahlevi juga menyampaikan di dalam pelatihan ini mendapatkan ilmu yang bermanfaat.

“Semoga bisa dipraktekkan untuk diri sendiri dan teman-teman milenial,” katanya.***

BACA INI JUGA
Tren Minum Kopi Terus Menggeliat, Milenial Ikuti Pelatihan Dasar Barista

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *