Nyaris 1 Tahun, Ini Kabar Baru Kasus Tewasnya Ibu dan Anak di Subang

Polisi kerahkan K.9 saat melakukan olah TKP di rumah korban Kampung Ciseuti, Desa/Kecamatan Jalancagak, Kabupaten Subang. (screenshoot youtube)

Bandung, tandabaca.id
Polda Jabar melakukan pemeriksaan kepada seorang anak buah kapal (ABK) berinisial S. Informasinya, yang bersangkutan ada di tempat kejadian perkara (TKP) kasus pembunuhan ibu dan anak di Subang. Kasusnya sudah bergulir nyaris satu tahun. Apa hasilnya?

Satu tahun lalu, tepatnya 18 Agustus 2021, ada ¬†penemuan dua sosok mayat –ibu dan anak, Tuti (55) dan Amelia Mustika Ratu (23), di bagasi mobil Toyota Alpard yang parkir di halaman rumah di Kampung Ciseuti, Desa/Kecamatan Jalancagak, Kabupaten Subang .

Kasus ini bikin geger, karena kedua jasad wanita itu saat ditemukan dalam kondisi mengenaskan, penuh luka, darah bercecerah, jasad dalam kondisi ditumpuk, dan tidak ada pakaian di jasadnya.

Satu tahun nyaris berlalu, tetapi kasus itu belum juga terungkap padahal polisi sudah melakukan 5 kali olah tempat kejadian perkara (TKP), 2 kali otopsi, 121 pemeriksaan saksi dan 261 alat bukti.

Sebanyak tujuh ahli telah dimintai keterangan beberapa di antaranya ahli sketsa wajah, dokter kesehatan jiwa, hingga satuan satwa pelacak K9.

Penyidik juga menganalisis kamera pengawas atau closed circuit televisi (CCTV) di 40-50 titik lokasi sepanjang 50 kilometer.

Sketsa wajah terduga pelaku pun sempat disebar ke seluruh Polres, dengan harapan mendapatkan informasi identitas pelaku pembunuhan.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Jabar, Komisaris Besar Polisi Ibrahim Tompo mengatakan terkait kasus tersebut penyelidikan dan pendalaman terus dilakukan petugas untuk mengumpulkan sejumlah petunjuk.

“Dari petunjuk itu, kemudian diperoleh informasi dan pengembangan bahwa ada seseorang yang berada di TKP paad saat kejadian,” katanya di Mapolda Jabar, Kamis 11 Agustus 2022.

Sampai akhirnya, polisi mendapatkan nama orang tersebut, yang diketahui berinisial S. Dia bekerja sebagai ABK sebuah kapal yang lagi berlayar ke Kalimantan.

“Dalam penelusuran selanjutnya akhirnya didapatkan kabar, tanggal 2 Agustus akan berlabung di sekitar Muara Angke,” katanya.

Informasi tersebut langsung ditindaklanjuti petugas dengan berkoordinasi dengan Polsek di Muara Angke, Jakarta Utara.

“Dilakukan pemeriksaan kepada yang bersangkutan, dan kini kita masih belum memperoleh data yang lebih detail lagi,” terangnya.

Response (1)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *