Pembunuh Sadis, Bikin Geger Bandung Ditangkap

Pembunuh Sadis Bandung
TKP - Rumah tempat korban Dede Rokayah (62) ditemukan tewas Jalan Leuwisari, Bojongloa Kidul, Bandung. Tampak dalam gambar TKP digaris polisi. (Foto Istimewa)

Bandung, tandabaca.id
Pembunuh Sadis, yang telah membuat warga Bojongloa Kidul Bandung, geger. Ditangkap polisi di Cikole Sukabumi. Setelah buron selama 3 minggu.

Pelakunya, KR, usia 20 tahun masih terhitung keponakan korban. Sementara korbannya, Dede Rokayah, usia 62 tahun.

Kapolsek Bojongloa Kidul Kompol Ari Purwantono membenarkan pembunuh sadis wanita tua yang kaki dan tangannya dilakban, serta mulut disumpal kain sudah ditangkap.

“Pelaku pembunuh sadis itu ditangkap di Jalan Cikole Sukabumi,” katanya, Senin 17 Oktober 2022.

Ari menerangkan, pembunuh sadis itu masih terhitung keponakan korban, namun untuk motifnya masih belum menjelaskannya secara rinci.

“Motifnya belum digali secara rinci,” katanya.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, terang Ari, polisi saat ini menahan KR di Mapolsek, agar bisa diintrogasi lebih jauh soal alasannya.

Adapun untuk pasal yang akan ditetapkan kepada pelaku, ujar Ari adalah pasal 365 KUHPidana ayat 3 dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

Sebagaimana diketahui, Rabu 23 September 2022 lalu, Dede Rokayah ditemukan meninggal di lantai 2 rumahnya yang beralamat di Jalan Leuwisari, Bojongloa Kidul Bandung. Kaki dan tangan dilakban, mulut disumpal kain.

Korban pertama kalinya ditemukan oleh menantunya Eli (37), yang rumahnya nggak jauh dari rumah korban, Bojongloa Kidul Bandung. Sementara, korban tinggal seorang diri.

Saat itu saksi bermaksud menemui korban, karena dipanggil-panggil tidak ada jawaban Eli selanjutnya coba gerakkan gerendel pintu rumah korban.

Mengetahui pintu rumah korban tidak terkunci Eli jadi curiga, dia pun coba mengintipnya, saat itulah saksi melihat kondisi rumah Dede Rokayah berantakan.

Meyakini itu bukan hal yang biasa, Eli semakin curiga, dan dia pun panggil tetangga untuk diajaknya mencari Dede Rokayah di dalam rumah.

Saat itulah, Eli menemukan korban di lantai 2 rumahnya, tetapi kondisinya sudah tidak baik baik saja, dua tangan korban dilakban begitupun kakinya sementara mulutnya disumpal kain.

Selanjutnya, Eli memanggil warga lain, dan memberitahukan Dede Rokayah yang sudah tewas diduga korban pembunuhan. ***

Response (1)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *