<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Angklung Archives : Tanda Baca : Start by Reading</title>
	<atom:link href="https://tandabaca.id/tag/angklung/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://tandabaca.id/tag/angklung/</link>
	<description>Berita Terbaru Hari Ini</description>
	<lastBuildDate>Wed, 03 Apr 2024 15:34:11 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>
	<item>
		<title>Bandung Kota Angklung, Sudah Sejauh Mana Gebyarnya, Bambunya Ekspor</title>
		<link>https://tandabaca.id/bandung-kota-angklung-sudah-sejauh-mana-gebyarnya-bambunya-ekspor/</link>
					<comments>https://tandabaca.id/bandung-kota-angklung-sudah-sejauh-mana-gebyarnya-bambunya-ekspor/#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 03 Apr 2024 09:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Angklung]]></category>
		<category><![CDATA[Angklung Bandung]]></category>
		<category><![CDATA[bambu hitam]]></category>
		<category><![CDATA[Dandan Reza Wardana]]></category>
		<category><![CDATA[Gamelan]]></category>
		<category><![CDATA[gamelan Bali di Hotel]]></category>
		<category><![CDATA[musik K-pop]]></category>
		<category><![CDATA[Taufik Hidayat Udjo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://tandabaca.id/?p=11584</guid>

					<description><![CDATA[<p>Bandung, tandabaca.id Bandung Kota Angklung Sudah Dicanangkan sejak 2 tahun lalu tetapi gebyarnya, biasa saja....</p>
<p>The post <a href="https://tandabaca.id/bandung-kota-angklung-sudah-sejauh-mana-gebyarnya-bambunya-ekspor/">Bandung Kota Angklung, Sudah Sejauh Mana Gebyarnya, Bambunya Ekspor</a> appeared first on <a href="https://tandabaca.id">Tanda Baca : Start by Reading</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://Bandung, tandabaca.id"><strong>Bandung, tandabaca.id</strong></a><br />
Bandung Kota Angklung Sudah Dicanangkan sejak 2 tahun lalu tetapi gebyarnya, biasa saja. Sebetulnya apa yang ingin didapat, saat tagline anyar itu dihembuskan.</p>
<p>Hal itulah yang mengemuka dalam focus group discussion yang digagar oleh Forum NgaDandanan Bandung di Jalan Bagusrangin Bandung, Selasa 2 April 2024.</p>
<p>Ratnarahayu Putriyati, Kepala Bidang Produk Budaya dan Kesenian Dinas Kebudayaan dan Pariwisat Kota Bandung mengatakan kalau boleh diibaratkn Indonesia seperti terjajah dalam budaya.</p>
<p>Anak remaja justru senangnya musik K-pop, padahal Kota Bandung saja memiliki 1008 sanggar seni. Budaya manuskrip sudah susah ditemukan sejarahnya.</p>
<p>&#8220;Kita mengalami gempuran budaya luar, nuansa sunda tidak terasa di setiap lokasi yang ada di Bandung atau Jabar. Beda halnya dengan Bali yang nuansa gamelan Bali-nya kuat.&#8221;</p>
<p>&#8220;Hotel-hotel, tempat wisata jarang sekali bernuansa atau memutar musik sunda. Padahal Bandung Kota Angklung sudah dicanngkan sejak 21 Mei 2022. Seni budaya akan mulai disemarakan kembali. Sebab, budaya adalah unsur fundamental manusia,&#8221; katanya.</p>
<p>Disbudpar, kata Ratnarahayurutin, rutin melakukan anugerah budaya dan anugerah cagar budaya. Semua itu tidak lain dikarenakan, semua itu harus didaftarkan menjadi kekayaan Kota Bandung.</p>
<p>Disbudpar, jelas Ratnarahayu lagi, juga mengajak sanggar lingkung seni untuk memiliki media sosial, gunakan medsos tersebut untuk menarik wisatawan ke Kota Bandung.</p>
<p>&#8220;Para seniman harus mau berkolaborasi untuk terus bersinar dan berkiprah di Kota Bandung,&#8221; terangnya.</p>
<h5>Angklung Udjo</h5>
<p>Taufik Hidayat Udjo, perhimpunan usaha taman rekreasi mengatakan sejak 1977 Angklung Udjo fokus kembangkan usaha pariwisata, memberikan dukungan terhadap industri kreatif, berkolaborasi dengan komunitas lokal.</p>
<p>&#8220;Pemerintah tidak sungguh-sungguh peduli budaya, nyatanya lebih peduli proyek,&#8221; katanya.</p>
<p>Sebab, budaya kata Taufik berkaitan erat dengan lingkungan, mengembangkan agro wisata dan konservasi serta pemberdayaan.</p>
<p>&#8220;Jadi harus menjaga alam. Salah satunya kesenian angklung yang kini sudah mendunia,&#8221; katanya.</p>
<p>&#8220;Harus dikenalkan sejak dini. Pesan Almarhum Ujo Ngalagena, jangan bergantung pada Pemerintah,&#8221; pungkasnya.</p>
<p>M. Rizaldi, pegiat media bandung terkini mengatakan media memainkan peran kunci dalam menyuarakan dan promosi isu budaya.</p>
<p>&#8220;Kita tidak bisa bergerak sendiri, harus ada media sebagai jembatan publikasinya,&#8221; katanya.</p>
<p>Aldi, panggilan untuk Rizaldi juga mengatakan, banyak tantangan dalam hal promosi budaya, semua itu akibat serangan konten-konten tidak mendidik dan tidak menjual, yang jauh dari isu budaya.</p>
<p>&#8220;Justru malah menjual isu budaya asing. Konten kreator sekarang cenderung mengangkat budaya luar,&#8221; katanya.</p>
<p>Hanif, pemerhati mengatakan budaya harus dilihat bukan hanya sebatas kesenian dan ekspresi, melainkan harus lebih bijak dalam menilai.</p>
<p>&#8220;Kita tidak punya skema bahwa pembangunan ini dicapai atas dasar budaya. Harus melihat unsur kebudayaan di dalamnya.&#8221;</p>
<p>&#8220;Saat ini kita mengalami krisis ekologi, distrupsi teknologi, ancaman global.</p>
<h5>Bambunya Ekspor</h5>
<p>Dandan Reza Wardana, pegiat sekaligus penggagar FGD mengatakan festival memang harus sering dilakukan agar seni budaya kembali bergairah dan hidup. Tidak terkecuali angklung.</p>
<p>&#8220;Masyarakat harus terus diasah ingatannya, terkait kebudayaan,&#8221; katanya.</p>
<p>&#8220;Sanggar-sanggar seni pun harus kreatif dalam mencari peluang untuk bisa tampil,&#8221; tambahnya.</p>
<p>Dandan juga bertanya kepada Taufik Hidayat Udjo, Bambu Hitam untuk angklung didapat dari mana, apa semua hasil budidaya sendiri.</p>
<p>Ternyata Bambu Hitam, materil angklung harus diekpor dari luar bandung. Hasil budidaya kurang dari 10 persen, jadi harus diekspor.***</p>
<h5>BACA INI JUGA</h5>
<h5><a href="https://tandabaca.id/kader-partai-demokrat-move-on-siap-menangkan-pilkada-jawa-barat-dan-kota-bandung/">Kader Partai Demokrat Move On, Siap Menangkan Pilkada Jawa Barat dan Kota Bandung</a></h5>
<p>The post <a href="https://tandabaca.id/bandung-kota-angklung-sudah-sejauh-mana-gebyarnya-bambunya-ekspor/">Bandung Kota Angklung, Sudah Sejauh Mana Gebyarnya, Bambunya Ekspor</a> appeared first on <a href="https://tandabaca.id">Tanda Baca : Start by Reading</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://tandabaca.id/bandung-kota-angklung-sudah-sejauh-mana-gebyarnya-bambunya-ekspor/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>2</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Angklung Jabar Goyang kawasan Father Duffy Square Manhattan New York AS</title>
		<link>https://tandabaca.id/angklung-jabar-goyang-kawasan-father-duffy-square-manhattan-new-york-as/</link>
					<comments>https://tandabaca.id/angklung-jabar-goyang-kawasan-father-duffy-square-manhattan-new-york-as/#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 08 Jul 2022 11:37:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Wisata]]></category>
		<category><![CDATA[Amerika Serikat]]></category>
		<category><![CDATA[Angklung]]></category>
		<category><![CDATA[Father Duffy Square]]></category>
		<category><![CDATA[Jabar]]></category>
		<category><![CDATA[New York]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://tandabaca.id/?p=422</guid>

					<description><![CDATA[<p>Newyork, tandabaca.id Tim Muhibah Angklung menggelar flash mob angklung, atraksi alat musik tradisional asal Jawa...</p>
<p>The post <a href="https://tandabaca.id/angklung-jabar-goyang-kawasan-father-duffy-square-manhattan-new-york-as/">Angklung Jabar Goyang kawasan Father Duffy Square Manhattan New York AS</a> appeared first on <a href="https://tandabaca.id">Tanda Baca : Start by Reading</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Newyork, tandabaca.id</strong><br />
Tim Muhibah Angklung menggelar flash mob angklung, atraksi alat musik tradisional asal Jawa Barat, di Time Square, Manhattan, New York, Rabu (6/7/2022), pukul 13.00 waktu setempat.</p>
<p>Pergelaran untuk pertama kali dalam sejarah flash mob angklung di Time Square, New York ini memukau masyarakat setempat dan turis di sana.</p>
<p>Flash mob digelar di persimpangan jalan yang terkenal di dunia (Father Duffy Square), dan tempat tersebut juga sering dijadikan lokasi syuting film-film terkenal Hollywood sekaligus tempat favorit wisatawan berswafoto.</p>
<p>Pergelaran ini merupakan misi budaya di negeri Paman Sam, juga sebagai upaya melestarikan angklung sebagai musik tradisional Indonesia mendunia. Turut hadir menyaksikan Konsul Jenderal RI di New York Arifi Saiman.</p>
<p>Tim Muhibah Angklung mengawali flash mob dengan trigger suara angklung, yang kemudian diikuti oleh suara angklung lainnya.</p>
<p>Selain musik, Tim Muhibah Angklung mengenakan pakaian adat juga menampilkan berbagai tarian Nusantara, di antaranya lagu daerah Jali-jali, juga tarian dari Bali.</p>
<p>Penonton antusias menyaksikan flash mob angklung itu karena rupanya baru pertama kali melihat flash mob menggunakan alat musik dari bambu seperti angklung.</p>
<p>&#8220;Ini pertunjukan yang sangat keren dengan instrumen (alat musik) yang unik. Saya juga mencoba memainkan gamelan,&#8221; kata Sarah, warga California.</p>
<p>Tania dari New York mengungkapkan, dirinya sangat senang, dan ia baru pertama kali melihat flash mob angklung.</p>
<p>&#8220;Saya sangat suka penampilannya dengan kostum, musik dan tariannya. Ini pertunjukan yang menarik,&#8221; ungkap Tania.</p>
<p>Endang Arifi, istri Arifi Saiman, Konsul Jenderal RI di New York mengatakan, Tim Muhibah Angklung juga tampil di KJRI dalam acara Angklung Goes to New York.</p>
<p>Dalam rangkaian misi budaya ini, Tim Muhibah Angklung akan berada di AS selama 32 hari dengan mengunjungi sejumlah kota, yakni New York, Washington DC, Manitowoc, Chicago, Boise, dan San Fransisco.</p>
<p>Mereka akan melakukan konser, flash mob, dan mengikuti dua festival folklor internasional, yaitu Magic Valley Folk Festival di Burley, Idaho, 18-23 Juli 2022, dan World Folkfest di Springville, Utah, 25-31 Juli 2022.</p>
<p>Tim Muhibah Angklung berhasil menyisihkan 80 tim dari seluruh dunia dan menjadi salah satu dari 10 tim yang terpilih pada festival internasional tersebut.</p>
<p>Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekretariat Daerah Pemprov Jawa Barat Dewi Sartika di Kota Bandung mengapresiasi Tim Muhibah Angklung yang melakukan misi budaya ke AS.</p>
<p>&#8220;Saya turut bangga dan mengucapkan apresiasi kepada Tim Muhibah Angklung yang menampilkan budaya Jawa Barat di panggung dunia,&#8221; kata Dewi Sartika.</p>
<p>Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jabar Benny Bachtiar menuturkan, kegiatan ini diharapkan menjadi sarana promosi budaya Jawa Barat agar lebih dikenal oleh masyarakat Amerika Serikat, sehingga mereka tertarik untuk berkunjung ke Indonesia.</p>
<p>&#8220;Semoga melalui kegiatan ini menjadi semacam media promosi agar masyarakat Amerika mau berkunjung ke Indonesia, khususnya Jawa Barat,&#8221; ujar Benny.</p>
<p>Sebelumnya, Tim Muhibah Angklung pernah melakukan misi budaya tahun 2016 dan 2018 di Eropa dan Australia.</p>
<p>Di tahun 2018 pula, tim ini memenangkan Grand Prix di 13th International Youth Festival-Contest of Arts “MUZITE” di Sozopol, Bulgaria.</p>
<p>Pada 2020, Tim Muhibah Angklung berencana melakukan misi budaya ke AS, namun rencana tersebut diundur karena pandemi COVID-19, hingga akhirnya dapat terwujud pada tahun ini.***</p>
<p>The post <a href="https://tandabaca.id/angklung-jabar-goyang-kawasan-father-duffy-square-manhattan-new-york-as/">Angklung Jabar Goyang kawasan Father Duffy Square Manhattan New York AS</a> appeared first on <a href="https://tandabaca.id">Tanda Baca : Start by Reading</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://tandabaca.id/angklung-jabar-goyang-kawasan-father-duffy-square-manhattan-new-york-as/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>2</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
