Indonesia Runner Up FIFA Series 2026, Herdman : Ada Rasa Tak Nyaman

Timnas Indonesia terlihat lesu usai kalah tipis 0-1 dari Bulgaria. (x @faktasepakbola)

TANDABACA.ID Timnas Indonesia kalah tipis dari Bulgaria di Final FIFA Series 2026. Skuad Garuda menyerah dengan skor 0-1 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senin 30 Maret 2026, pukul 20.00 WIB. Herdman Ada Rasa Tak Nyaman

Meski tampil di kandang sendiri, Indonesia kesulitan menembus pertahanan tim tamu. Alhasil anak asuh John Herdman gagal mengangkat trofi juara setelah gol tunggal Marin Petkov, lewat titik penalti menentukan hasil laga.

Pelatih John Herdman melakukan lima rotasi pada susunan pemain utama untuk menghadapi Bulgaria. Justin Hubner, Ragnar Oratmangoen, dan Nathan Tjoe-A-On dipercaya tampil sejak awal pertandingan dimulai.

Penyesuaian strategi ini membuat Timnas Indonesia mampu mengimbangi agresivitas permainan Bulgaria. Namun, lini depan yang dipimpin Ole Romeny belum mampu menciptakan ancaman serius bagi The Lions.

Kekalahan dari Bulgaria itu membuat Indonesia kehilangan 3,81 poin. Namun demikian, Indonesia menempati peringkat ke-121 dalam ranking FIFA dengan koleksi 1144,88 poin.

Padahal seandainya menang atas Bulgaria, Indonesia bisa meraih lebih dari enam poin sehingga berpotensi naik ke peringkat 119 melewati Namibia dan Korea Utara.

Coach John Herdman menilai Jay Idzes dan kawan-kawan bermain baik, namun hasil tidak selaras dengan upaya.

BACA INI JUGA : Preview Indonesia Vs Bulgaria di Final FIFA Series 2026, Mampukan Timnas Buat Kejutan Lagi

“Performa tim kami ada yang bisa diambil sisi positifnya. Kami main kolektif dan main dengan fisik serta gaya bermain yang jelas,” kata Herdman dalam konferensi pers setelah pertandingan.

“Ketika anda tampil dengan level itu, hasilnya harus kami terima. Sayang sekali kami kurang satu langkah saja karena kesempatan sudah ada di situ. Selamat untuk Bulgaria atas kemenangannya,” ujarnya melanjutkan.

Herdman, pelatih yang pernah menangani timnas putri Selandia Baru dan Kanada itu mengakui mengaku ada rasa tak nyaman setelah hasil negatif Timnas Indonesia di SUGBK.

“Mereka mengendalikan pertandingan dan tempo. Tentu kekalahan ini menyisakan rasa sakit tapi saya berpikir bahwa tim kami akan tumbuh,” jelas Herdman.

Jalannya Pertandingan

Permainan langsung sengit begitu peluit pertandingan ditiup wasit Nazmi Nasaruddin asal Malaysia. Pressing ketat dipratikkan kedua tim. Membuat pertarungan berkutat di lini tengah.

Pada menit ketujuh, Ramadhan Sananta mencoba merebut bola dari penguasaan lawan. Setelah bola berada di kakinya, pemain Brunei DPMM itu melepaskan tembakan yang masih mengenai badan lawan.

BACA INI JUGA : Herdman Ingatkan Anak Didik Jaga Tren Positif, Buat Kesalahan Dihukum Bulgaria

Menit ke-13, Timnas Indonesia mendapat kesempatan menyerang lewat skema bola mati berupa dua tendangan penjuru, namun masih bisa digagalkan Bulgaria.

Pertandingan sudah melewati 15 menit. Dominasi Indonesia terasa sekali dalam sepertiga babak pertama. Bulgaria bertahan dengan baik, rapat, dan kompak.

Menit 19, Bulgaria menguasai bola. Indonesia diuji dalam pertahanan, Emil Audero sigap menangkap bola yang melayang ke kotak penalti.

Timnas Indonesia bertahan dengan matang, baik saat Bulgaria mencoba memecah kebuntuan lewat open play maupun bola mati.

Setengah jam sudah berlalu, Timnas Indonesia dan Bulgaria belum mencetak gol. Dominasi Indonesia masih terasa, namun Bulgaria mulai menunjukkan kehausan mencetak gol.

Menit 34, Kevin Diks melakukan sliding tackle di kotak penalti. Zdravko Dimitrov terjatuh, dan wasit menunjuk titik putih setelah mengecek tayangan ulang.

Menit 38, Marin Petkov menjadi eksekutor penalti Bulgaria. Sepakannya mengecoh Emil Audero. Gol. Bulgaria unggul 0-1.

BACA INI JUGA : Indonesia Vs Bulgaria, Idzes Antusias Kalahkan The Lions

Menit 40, Bulgaria jadi semangat setelah mencetak gol pertama. Justin Hubner tampak panas. Body charge kepada Martin Minchev di dekat garis tengah tampak berlebihan. Wasit Nazamuddin asal Malaysia pun memberi kartu kuning.

Hingga waktu injury time selama tiga menit selesai, tidak ada gol tercipta. Timnas Indonesia untuk sementara tertinggal 0-1.

Babak kedua dimulai, Timnas Indonesia berupaya terus menguasai bola demi menciptakan peluang.

Herdman memasukkan Ivar Jenner pada awal babak kedua, menggantikan Sananta. Herdman juga merposisi Verdonk. Pemain yang biasa menjadi bek kiri itu dijadikan winger kanan.

Seperti babak pertama, pada lima menit awal Indonesia menekan. Dua umpan silang berhasil masuk, tetapi belum berbuah peluang. Pertahanan Bulgaria disiplin dan solid.

Romeny, sebagai ujung tombak, yang mengisi posisi Sananta, tak bisa bebas bergerak. Kemana saja pemain Oxford United ini bergerak, ada saja pemain yang mengawalnya.

Dari sebuah situasi sepak pojok, di menit ke-58, tangkapan Emil luput. Bola itu disambut pemain Bulgaria dengan tembakan, tetapi masih bisa diblok oleh Justin Hubner.

BACA INI JUGA : Hangatnya Halal Bihalal di Tanah Rantau, Saat Indonesia Hadir di Kaledonia Baru

Herdman lantas memasukkan Eliano Reinjders untuk menggantikan Ragnar. Elkan Bagott juga masuk menggantikan Nathan Tjoe-A-On. Efeknya, Hubner berpindah ke kiri.

Pada menit ke-63, dari sebuah sepak pojok yang dieksekusi Diks, Baggott bisa menyundul ke gawang, tetapi berhasil dibuang. Rupanya Baggott mendorong lawan saat menyundul.

Romeny hampir saja mencetak gol pada ke-72. Mendapat umpan panjang dari Baggott, Romeny mengontrol bola di udara lantas melepas bola melengkung. Sayang, bola membentur mistar.

Seiring bola keluar, Dony Tri Pamungkas masuk menggantikan Hubner. Masuknya Dony membuat puluhan ribu penonton yang hadir di GBK bergemuruh, memberi dukungan.

Sebauh umpan Dony membuahkan peluang. Sejurus itu, pada menit ke-80 Beckhm Putra Nugraha masuk menggantikan Joey Pelupessy. Belum semenit, Beckham mendapat peluang.

Namun, dalam sebuah serangan balik di menit ke-81, Bulgaria bisa menembus pertahanan Indonesia. Tembakan keras dilakukan pemain Bulgaria dan Emil berhasil melakukan penyelamatan.

Pada menit ke-87, Rizky Ridho yang berada di kotak penalti melepas tembakan keras. Bola ditepis Dimitar Mitov dan membentur mistar gawang. Sudah dua kali peluang Indonesia mengenai mistar.

Perjuangan Timnas Indonesia menyamakan kedudukan pun sirna setelah injury time selama empat menit habis tanpa ada gol tercipta. Dengan ini Bulgaria juara FIFA Series 2026.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *