Gol Alex Martins Kontroversial, Persib Melayangkan Surat Protes ke Komite Wasit

DETIK-DETIK - Detik-detik bola melawati garis lapangan di laga Persib vs Dewa United yang berujung gol Alex Martins, Senin 20 April 2026. (Foto Tangkapan Layar Sosial Media)

BANDUNG, TANDABACA.ID – Persib secara resmi melayangkan surat protes ke komisi wasit karena menilai banyak keputusan pengatur jalannya pertandingan yang merugikan Maung Bandung saat menghadapi Dewa United FC, pada Super League Indoensia 2025/2026.

Dalam laga yang berakhir 2-2 tersebut, wasit yang memimpin pertandingan adalah Yoko Suprianto.

Pada laga yang berakhir imbang ini, yang paling menjadi sorotan adalah gol pertama Dewa United, ke gawang Persib yang dijaga Teja Paku Alam.

Sebelum gol Alex Martins, bola terlebih dahulu meninggalkan lapangan, jika dilihat dalam tayangan ulang. Namun Yoko, tetap mengesahkan gol tersebut.

Selain itu, banyak juga yang terbilang kontroversi, seperti gol kedua yang dianggap bola mengenai tangan terlebih dahulu, dan lainnya.

Pelatih Kepala Persib Bandung, Bojan Hodak, mengaku, pihaknya melayangkan surat (terkait hal yang merugikan Persib saat menghadapi Dewa United) hari ini.

“Karena ada banyak (detail), bukan hanya soal (wasit), ada beberapa masalah lain juga,” ujar Bojan Hodak, setelah melatih anak asuhnya, di Stadion GBLA, Kota Bandung, Rabu (22/4/2026).

BACA INI JUGA : Wonderkid Barcelona Memberikan Penghormatan Tertinggi untuk Lionel Messi

Meski demikian, Bojan Hodak enggan menjelaskan apa saja isi dalam surat yang dibuatnya tersebut.

“Jadi kami mengirim surat yang panjang hari ini, dan saya tidak tahu apakah mereka akan melakukan sesuatu tentang hal ini atau tidak,” ucapnya.

Kronologi Gol Kontroversial Alex Martins

Gol kontroversial Dewa United bermula dari aksi Alexis Messidoro yang mengejar bola di sisi lapangan.

Dalam tayangan ulang, terlihat bola sepertinya sudah melewati garis putih lapangan.

Namun, belum diketahui pasti apakah bola benar-benar telah melewati garis lapangan atau tidak.

Di pertandingan itu memang tidak menggunakan line technology yang biasanya digunakan untuk mengecek sah atau tidaknya sebuah gol yang berarti mengecek apakah bola sudah melewati sepenuhnya garis lapangan atau belum.

Para pemain bertahan Persib sempat terdiam sejenak karena mengira bola telah keluar (out).

BACA INI JUGA : Lisa Blackpink Memukau Panggung Coachella 2026

Namun, wasit tetap melanjutkan pertandingan (play on).

Messidoro yang terus berlari tanpa tekanan berarti kemudian melepaskan umpan matang ke jantung pertahanan Persib.

Gegara hilangnya fokus akibat bola dugaan sudah keluar lapangan terlebih dahulu, barisan pertahanan Persib yang dikawal Federico Barba dan Julio Cesar tampak kehilangan kawalan terhadap pemain lawan di dalam kotak penalti.

Bola kiriman dari luar kotak penalti tersebut langsung disambar oleh Alex Martins yang berdiri bebas tanpa gangguan, Teja Paku Alam.

Drama VAR

Kontroversi berlanjut di awal babak kedua. Messidoro sempat mencetak gol kedua Dewa United, tetapi dianulir setelah VAR menilai Alex Martins berada dalam posisi offside dalam prosesnya.

BACA INI JUGA : Pelabuhan Patimban Paket 6 Siap Beroperasi, Progres Sudah 85 Persen

Padahal, dalam rangkaian kejadian, bola sempat dikuasai pemain Persib Federico Barba sebelum direbut kembali oleh Alex. Bola kemudian mengalir hingga akhirnya disambar Messidoro menjadi gol. Meski demikian, VAR tetap memutuskan offside dan gol dibatalkan.

Dewa akhirnya benar-benar mencetak gol kedua lewat Ricky Kambuaya pada menit ke-61. Gol ini juga sempat melalui pengecekan VAR karena adanya indikasi handball, namun akhirnya disahkan.

Dalam proses peninjauan VAR tersebut, tensi pertandingan sempat memanas. Alex Martins yang terpancing emosi mendapat dua kartu kuning dan harus meninggalkan lapangan, membuat Dewa bermain dengan 10 orang.***

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *