Bandung, tandabaca.id –
Anggaran Sewa Lisensi VMWare atau aplikasi virtualisasi dan replikasi cloud di Diskominfo Jabar tahun 2023 mencapai Rp8 M. Apakah Outputnya Spektakuler Juga?
Diskominfo Jabar membuat laporan di sistem informasi rencana umum pengadaan (SiRUP) Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP).
Dari laporan itu diketahui, sewa lisensi aplikasi virtualisasi dan replikasi cloud Jabar tahun 2023 nilainya spektakuler mencapai Rp8 miliar.
Kadis Kominfo Jabar Dr Ika Mardiah mengatakan Jabar Cloud adalah layanan penyediakan infrastruktur perangkat pengolah dan penyimpan data yang aman (secure), dapat berkembang (scalable), elastis (kapasitas dapat dikonfigurasi sesuai kebutuhan) dan handal (reliable).
“Jabar Cloud yang dibangun mulai tahun 2019 diharapkan menjadi bagian penting dari ekosistem pusat data nasional,” katanya.
Saat ini kata Ika, layanan Jabar Cloud aktif melayani selama 24 jam setiap harinya bagi Perangkat Daerah di Lingkungan Provinsi Jawa Barat dan juga Pemerintah Daerah Kabupaten dan Kota.
Seperti, Empat Kabupaten –Bandung, Karawang, Indramayu, Bogor, dan Dua Kota yaitu Banjar dan Bandung.
Ika juga menjelaskan, saat ini Lisensi VMWare + Manage Service yang digunakan sebagai layanan jabar cloud dibagi menjadi 2 cluster.
a. JACLOUD-COMPUTE yang memiliki 3 host dengan total RAM = 1.1 TB

b. JACLOUD-DC yang memiliki 7 host dengan total RAM = 3.5 TB.

Total RAM yang saat ini dimiliki oleh Dinas Komunikasi dan Informatika yaitu 1.1 + 3.5 TB = 4.6 TB
Dari total RAM yang terpasang itu diperlukan sewa lisensi sebanyak 50% dari total fisik RAM, atau 2.3 TB

| Product (GB Ram) | Jumlah / Qty | Harga e-Catalogue | Total Harga x Qty (e-Catalogue) | Harga Nego | Total Harga x Qty (Nego) |
| 1000 | 2 | 3,796,200,000 | 7,592,400,000.00 | 3,416,580,000 | 6,833,160,000 |
| 100 | 3 | 399,600,000 | 1,198,800,000.00 | 359,640,000 | 1,078,920,000 |
| Grand Total | 8,791,200,000.00 | 7,912,080,000 |
ANGGARAN BESAR OUTPUTNYA KECIL
Sementara itu, Guru Besar Universitas Komputer (Unikom) Prof Dr. Ir. H.M Yani Syafei M.T bertanya kenapa perusahaan yang ada di katalog hanya ada satu.
“Perusahaan yang ada di catalog hanya ada satu tidak ada perbandingan dengan perusahaan lain,” katanya saat dihubungi via telepon, Selasa 6 Juni 2023.
Yani Syafei yang juga magister transportasi dari Institut Teknologi Bandung (ITB) juga mempertanyakan hal ini, kenapa ukurannya terlalu besar.
“1000 GB terlalu besar tentu saja lisensinya jadi mahal. Mengapa tidak membeli yang ukurannya kecil dan lisensinya lebih murah,” sarannya.
Kaprodi Doktor Ilmu Managemen dari Unikom ini juga menerangkan sewa VMWare 17 pro $199 per tahun.
“Jumlah kantor atau departemen yang akan menggunakan, berapa banyak. Dengan $199 per tahun sudah cukup untuk satu kantor,” terangnya.
“Kalau 2000 kantor baru berarti $398.000,” jelasnya.
“Setara Rp5,9 miliar. Apakah sudah ada studi kelayakan akan dipakai 2000 departemen atau kantor di jawa barat,” bebernya lagi.
Selain itu, Yani Syafei yang juga bakal calon anggota legislatif tingkat provinsi dari Partai Ummat kasih saran biaya sosialisasi dan pelatihan SDM perlu dipertimbangkan.
“Kalau bicara scabilitas mengapa tidak di coba dulu di kota Provinsi. Kalau sudah berhasil baru diajukan untuk kabupaten yang lain. Lagi pula biaya sosialisasi dan pelatihan SDM perlu untuk dipertimbangkan,” ungkapnya.
Oleh karenanya Yani juga tidak yakin kalau jabar cloud aktif 24 jam di empat kabupaten dan dua kota.
“Kabupaten Bandung, Kabupaten Karawang, Kabupaten Indramayu, Kabupaten Bogor, Kota Banjar dan Kota Bandung,” terangnya.
Selain itu, Yani juga mengkritik hal ini.
“Bila SDM belum siap, dengan jumlah RAM yang super besar, malah bisa jadi Sumber daya tertidur. Yang tidak efektif,” katanya.
“Proyek besar anggaran besar, tapi outputnya kecil,” tutupnya. ***













