BEKASI, TANDABACA.ID – Jumlah korban meninggal dunia dalam kebakaran di Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) di Cimuning, Mustika Jaya, Kota Bekasi, bertambah menjadi lima orang.
Kapolres Metro Bekasi Kota, Kusumo Wahyu Bintoro, mengatakan total korban meninggal dunia kini mencapai lima orang.
“Update terbaru, kami sangat berduka karena korban yang sebelumnya dirawat di rumah sakit, hingga saat ini total lima orang meninggal dunia,” ujar Kusumo, Sabtu (18/4/2026).
Kusumo menjelaskan, pihak kepolisian saat ini masih terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab pasti kebakaran tersebut.
Termasuk mendalami kemungkinan adanya dugaan unsur kelalaian.
“Sekarang juga masih dalam pemeriksaan dari kami memang kaitan dengan penyebab-penyebab ataupun kelalaian-kelalaian, tapi ini juga masih berproses,” jelasnya.
BACA INI JUGA : Warga Masyarakat Mengirim Surat Keberatan ke Polda Jabar atas Kehadiran Ormas Intoleran ANNAS
Sejumlah Saksi Sudah Diperiksa
Dalam proses penyelidikan, polisi memastikan tidak mengalami kendala berarti.
Seluruh pihak dinilai kooperatif dalam memberikan keterangan kepada penyidik.
“Sejauh ini tidak ada hambatan, semua pihak memberikan data yang dibutuhkan,” katanya.
Polisi juga telah memeriksa sejumlah saksi dari berbagai unsur.
Mulai dari warga sekitar hingga pihak internal SPBE.
“Sudah cukup banyak saksi yang kami periksa, baik dari masyarakat maupun pihak SPBE,” ungkapnya.
BACA INI JUGA : Jakarta Timur “Perang” Melawan Ikan Sapu-sapu
– Dalami peristiwa kebakaran Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) di Jalan Cinyosog, Kelurahan Cimuning, Kecamatan Mustika Jaya, Kota Bekasi yang terjadi pada Rabu (1/4/2026), Pemkot Bekasi akan memanggil pihak SPBE.
Wakil Wali Kota Bekasi, Abdul Harris Bobihoe mengatakan, pemanggilan itu dilakukan guna meminta keterangan lebih rinci terkait peristiwa kebakaran yang telah mengakibatkan sejumlah korban luka serta meninggal dunia itu.
“Insya Allah besok saya akan komunikasi dengan pemilik SBBE untuk kami bicarakan, kami undanglah,” singkat Bobihoe saat ditemui di Bekasi Selatan, Kota Bekasi pada Rabu (8/4/2026).***WARTAKOTA***












