Bandung, tandabaca.id
Film horor Munkar resmi tayang di seluruh bioskop Indonesia sejak Rabu 7 Februari 2024. Kabarnya jalan ceritanya terinspirasi dari urgan legend Lamongan Jawa Timur.
Film ini disutradarai oleh Anggy Umbara sutradara kondang Indonesia yang pernah menggarap film Siksa Neraka hingga Khanzab.
Ceritanya juga ditulis oleh penulis film ternama Evelyn Afnilia yang pernah terlibat dalam film Pamali hingga Teman Tidur.
Sementara itu rumah produksi yang menaungi film ini adalah MD Pictures dan Pichouse Films.
Melansir dari situs bioskop CGV film berdurasi 1 jam 27 menit ini hanya bisa disaksikan oleh penonton berusia 13 tahun ke atas.
Sebagai informasi selain Adhisty Zara film ini juga diperankan oleh Ratu Sofya, Saskia Chadwick, Kaneishia Yusuf, hingga Tio Pakusadewo.
Adhisty Zara akan berperan sebagai karakter bernama Ranum dan Ratu Sofya akan berperan sebagai karakter bernama Herlina.
Sementara itu Saskia Chadwick akan berperan sebagai Robiatul dan Kaneishia Yusuf berperan sebagai karakter bernama Siti.
Aksi Perundungan
Film Horor Munkar mengambil latar belakang tempat di sebuah Pondok Pesantren dan mengangkat genre horror yang menyimpan teror mistis mengerikan.
Selain itu film ini juga memperlihatkan adanya aksi perundungan di sebuah Pondok Pesantren.
Menceritakan tentang seorang santriwati yang tengah menyelamatkan dirinya dari perundungan yang ia terima.
Namun ketika berusaha menyelamatkan diri santri tersebut justru mengalami kecelakaan dan menghilang.
Suatu hari santri tersebut secara tiba-tiba kembali ke Pondok Pesantren dengan cara yang misterius. Namun dengan kembalinya santri tersebut mulai muncul keanehan hingga teror yang berhubungan dengan sang santriwati tersebut.
Guru dan murid-murid yang ada di Pondok Pesantren mulai mengalami teror mistis hingga kengerian yang mengancam nyawa mereka.
Urban Legend Lamongan
Kabarnya jalan cerita film Munkar merupakan inspirasi dari sebuah cerita urban legend yang dikenal di Lamongan, Jawa Timur. Urban legend tersebut menceritakan sosok hantu bernama Herlina yang disebut mengalami perundungan di pesantren hingga merenggut nyawa.
Konon katanya Herlina melarikan diri dari pondok setelah mencuri cincin berharga milik istri kyai. Namun ia mengalami kecelakaan dan membuatnya meninggal namun katanya sosok Herlina kembali dan menghantui pesantren.
Baca Ini Juga
Film Puang Bos, Kupas Tuntas Proses Pembuatan Kapal Pinisi














Responses (2)