Bandung, tandabaca.id
Gempa Garut magnitudo 6,2 yang terjadi Sabtu 27 April 2024, malam. Merusak ratusan rumah di beberapa wilayah Jawa Barat.
Meliputi Kabupaten dan Kota Tasikmalaya, Garut, Bandung Barat, Sukabumi, Ciamis, Pangandaran, Purwakarta, dan Kota Cimahi.
Jumlah rumah rusak akibat gempa Garut magnitudo 6,2 mencapai 154 unit. Lindi berpusat di 8.42 LS, 107.26 BT, 151 kilometer barat daya Garut dengan kedalaman 10 kilometer.
Plh Kepala Pelaksana BPBD Jabar Anne Hermadiane, mengatakan Jumlah rumah rusak akibat gempa Garut magnitudo 6,2 mencapai 154 unit.
Kerusakan yang dialami ratusan rumah ini menurut Anne, bervariasi mulai dari rusak ringan hingga berat.
“Ada yang rusak berat, sedang dan ringan. Namun ini juga perlu direassesmen lagi,” kata Anne, Minggu 28 April 2024.
Anne mengungkapkan, rumah yang mengalami kerusakan berat justru berada di luar Garut. Dia menyebut ada 5 rumah yang mengalami rusak berat.
Kelima rumah ini empat di antaranya berada di Kabupaten Bandung Barat, dan satu sisanya di Kabupaten Pangandaran.
Sementara rumah dengan tingkat kerusakan sedang, lanjutnya, tercatat sebanyak 47 unit. “Yang rusak sedang mayoritas, terdapat di Kabupaten Garut,” ucapnya.
Terakhir, ada 102 rumah rusak ringan. Untuk rusak ringan, di Garut ada 33 rumah, sementara di Ciamis paling banyak yaitu sampai 40 rumah.
Gempa bumi juga merusak beberapa fasilitas umum yang terdiri dari 5 fasilitas kesehatan, 4 sarana pendidikan, 5 tempat ibadah dan perbankan.
Menurut laporan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), gempa itu berpusat di 8.42 LS, 107.26 BT, 151 kilometer barat daya Kabupaten Garut dengan kedalaman 10 kilometer.
Setidaknya, gempa itu dirasakan di beberapa wilayah, seperti Kab. Garut, Kab. Sukabumi, Kota Sukabumi, Kota Tasikmalaya, Kab. Tasikmalaya, Kab. Bandung, Kota Bandung, Kota Ciamis, Kab. Purwakarta, Kab. Pangandaran dan Kota Cimahi.***
BACA INI JUGA
Video Viral, Pak Tarno Jadi Pesulap Jalanan di Kota Tua, Netizen Bilang Begini












