Jakarta, tandabaca.id
Sebanyak 69 Persen warga Kota Bogor dukung program makanan gratis atau PMG Bergizi. Hanya 17,9 Persen responden yang bilang nggak perlu.
Catatan di atas adalah hasil survei yang dilakukan Rumah Demokrasi. Penelitian dilakukan dari tanggal 1 Agustus hingga 21 Agustus 2024. Jumlah responden, 604 orang.
“Sebanyak 69 persen warga Kota Bogor sangat perlu makanan bergizi gratis,” kata Pimpinan Rumah Demokrasi Ramdansyah saat diskusi dan rilis survei di Bilangan Jakarta Pusat, Kamis (22/8).
Menurut Ramdansyah, dari responden yang tersebar di 20 kelurahan itu masih mencatatkan responden yang ragu atau netral terdapat 11,1 persen.
69 Persen Cukup Tinggi
Dalam diskusi yang sama, Deputi Bidang Pembangunan Manusia, Masyarakat dan Kebudayaan Kementerian PPN/Bappenas Amich Alhumami menyatakan perolehan riset 69 persen responden merupakan angka yang tinggi.
Bagi dia, survei tersebut bisa menjadi pendukung program yang dicanangkan oleh Presiden terpilih Prabowo Subianto.
“Karena itu, data dari riset Rumah Demokrasi ini sudah cukup menjadi landasan bagi kami misalnya di Bappenas untuk memastikan bahwa program ini bisa dilaksanakan di tahun-tahun ke depan,” kata Amich .
Amich menambahkan Prabowo juga sudah pernah menggelar langsung uji coba makan bergizi gratis di Bogor.
Hal itu menurut Amich bisa memudahkan teknis pelaksanaan dari badan baru yang dibentuk pemerintah, yakni Badan Gizi untuk melaksanakan program tersebut.
“Kemarin Badan Gizi Nasional sudah dibentuk. Jadi apa yang disajikan melalui riset yang tadi sudah disampaikan itu betul-betul akan disumbangkan untuk memberi keyakinan bagi pihak pemerintah untuk mengeksekusi program ini,” pungkasnya.
PMG Bergizi Dukung Pendidikan
Sementara itu, politisi wanita dari Golkar, Melli Darsa berencana akan terus mendorong pelaksanaan PMG Bergizi di sekolah-sekolah di Kota Bogor.
Program itu menurut Melli sudah diuji coba dan mendapatkan tanggapan yang sangat positif dari responden.
“Penelitian Rumah Demokrasi menunjukkan bahwa 27 persen responden di Kota Bogor mengetahui tentang PMG Bergizi itu,” katanya.
Menurut Melli, PMG Bergizi tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan kesehatan anak-anak.
“Tetapi juga sebagai strategi untuk mendukung pendidikan dan mengurangi beban ekonomi keluarga, serta memperkuat penanganan stunting,” jelas Melli.***
BACA INI JUGA
DPR Pangkas BPIH Usulan Kemenag, Ramdansyah Tegaskan Ini
Sikapi Putusan MK, Ramdansyah : KPU Tidak bisa Langsung Eksekusi menjadi Peraturan KPU
Bogor Dukung PMG Bergizi













