Bandung, tandabaca.id
Head to head, Australia lebih digdaya dibandingkan Indonesia. Socceroos menang 15 kali, Garuda hanya sekali menang, apakah Merah Putih akan menyerah begitu saja.
Pertanyaan itu disampaikan, karena Indonesia akan jamu Australia di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Jakarta pada Selasa 10 September 2024, pukul 19.00 WIB.
Laga tersebut adalah matchday kedua grup C ronde ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia. Sebelumnya Indonesia tanding lawan Arab Saudi dan seri 1-1.
Berdasarkan catatan laman 11v11, Timnas Indonesia sudah tanding melawan Australia sebanyak 19 kali. Hasilnya Indonesia menang 1 kali, kalah 15 kali dan imbang 3 kali.
Kemenangan semata wayang Indonesia atas Australia 1-0 , terjadi di kandang sendiri pada laga Kualifikasi Piala Dunia Bahrain 30 Agustus 1981.
Sementara kekalahan terbesar Indonesia terjadi saat kualifikasi Piala Dunia 24 Maret 1973. tim Merah Putih dikuliti Australia dengan skor 0-6.
Pertemuan terakhir Indonesia dengan Australia terjadi di babak 16 besar Piala Asia tanggal 28 Januari 2024. Saat itu skuad Garuda kalah 0-4.
Adapun jumlah golnya, Indonesia kebobolan 42 kali, sementara tim Merah Putih baru bisa cetak gol sebanyak delapan kali.
Indonesia Tak Takut Siapapun
Namun demikian Justin Hubner tegaskan, Indonesia tidak takut siapapun. Saat ini, skuad Garuda sudah jauh berbeda dengan tim yang pernah dilumat Australia 0-4.
“Saya pikir kami berkembang baik dan ada kedatangan pemain (keturunan) baru, pelatihnya tetap sama. Levelnya sudah berkembang sangat baik. punya beberapa pemain bagus di tim,” kata Justin Hubner saat memberikan keterangan pers jelang laga.
“Di Piala Asia kami kalah tapi, tidak layak sebenarnya karena main sangat bagus. Harusnya cuma 1-0 atau berapapun, hanya saja memang kami tidak mencetak gol. Sekarang levelnya sudah baik, perasaan kami sangat bagus, kami percaya diri untuk mengalahkan Australia. Kami tidak takut siapapun,” ujarnya menambahkan.
Selepas kekalahan dari Australia itu, Indonesia memang menunjukkan performa yang terus meningkat. Termasuk lolos Ronde 3 Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia, yang tidak lepas dari kedatangan beberapa pemain keturunan tambahan.
Sejak Piala Asia, Timnas Indonesia kini ketambahan tenaga baru yakni Thom Haye, Jay Idzes, Nathan Tjoe-A-On, Calvin Verdonk, Ragnar Oratmangoen, hingga Maarten Paes. Kehadiran pemain-pemain itulah yang dinilai Hubner meningkatkan nilai kompetitif Garuda.
“Australia negara kuat, tapi kami tidak takut siapapun. Kami akan berjuang besok dan melakukan persiapan bagus,” tutur pemain muda Wolverhampton Wanderers itu.
“Dan kami akan melakukan apapun untuk menghadapi Australia dan kami akan berjuang keras. Lihat besok apa yang terjadi,” tutup Justin Hubner.
Head to Head Indonesia vs Australia
1. Indonesia 0-2 Australia – 17 November 1967
2. Indonesia 1-3 Australia – 20 November 1967
3. Indonesia 1-4 Australia – 7 Oktober 1972
4. Australia 2-1 Indonesia – 13 Maret 1973
5. Australia 6-0 Indonesia – 24 Maret 1973
6. Indonesia 1-2 Australia – 21 Mei 1974
7. Indonesia 1-1 Australia – 20 Oktober 1976
8. Indonesia 1-1 Australia – 7 Desember 1980
9. Australia 2-0 Indonesia – 20 Mei 1981
10. Indonesia 1-0 Australia – 30 Agustus 1981
11. Indonesia 0-2 Australia – 11 Oktober 1982
12. Australia 2-1 Indonesia – 14 Oktober 1984
13. Indonesia 0-1 Australia – 13 Agustus 1988
14. Indonesia 0-3 Australia – 25 Agustus 1990
15. Indonesia 0-3 Australia – 14 Agustus 1992
16. Australia 3-0 Indonesia – 29 Maret 2005
17. Indonesia 0-0 Australia – 28 January 2009
18. Australia 1-0 Indonesia – 3 Maret 2010
19. Australia 4-0 Indonesia – 28 Januari 2024
***
BACA INI JUGA
Laga Indonesia Lawan Australia Akan Sengit, Coach Shin Harus Lakukan Tiga Hal Ini













