Maarten Paes Tiba di Bahrain, Sudah Nggak Pakai Wrist Protector

KEMUNGKINAN BERMAIN 70 PERSEN

Bandung, tandabaca.id
Kiper Timnas Indonesia Maarten Paes tiba di Bahrain, kedatangannya langsung disambutan hangat seluruh pemain. Tidak terkecuali suporter.

Maarten Paes adalah anak didik coach Shin Tae-yong yang terakhir tiba di Bahrain, 26 rekannya sudah datang, lebih dahulu.

Melihat, antusias rekan dan suporter, menyambut kedatangannya, membuat penjaga gawang dari klub Major League Soccer FC Dallas itu senang.

Skud kelahiran Nijmegen Belanda 14 Mei 1998 ini pun langsung menyalami rekannya.

Maarten Paes pertama kali menyapa Jay Idzes, ia pun langsung dipeluk sang Kapten Timnas Indonesia. Setelah itu, pelukan juga diberikan oleh Ragner Oratmangoen, Shayne Pattynama, hingga Calvin Verdonk.

Selanjutnya, ia juga bersalaman denngan Ernando Ari, Egy Maulana Vikri, Ricky Kambuaya, hingga Asnawi Mangkualam.

Setelah itu, Hokky Caraka pun bertanya kabari Maarten Paes.

“Good,” kata Maarten Paes sambil menyalami Dimas Drajad hingga Egy Maulana.

Saat momen itu terjadi, wrist protector yang sebelumnya membalut pergelangan tangan kanan Maarten Paes sudah tidak ada.

Sebagaimana diketahui, saat FC Dallas tanding melawan San Jose Earthquaker di Stadion Avaye –di lanjutan Major League Soccer, Maarten Paes tidak diturunkan pelatih. Ia hanya duduk di Bench.

Kondisi itu terang membuat suporter Timnas Indonesia khawatir, doa netizen saat itu semoga cedera pergelangan tangan Maarten Paes cepat sembuh.

Karena Timnas Indonesia pada Kamis 10 Oktober 2024 sekitar pukul 23.00 WIB akan tanding melawan Bahrain di Stadion National Bahrain.

Paes Akan Menjalani Pemeriksaan

Sementara itu, Manajer Timnas Indonesia, Sumardji mengatakan Maarten Paes akan menjalani pemeriksaan lanjutan bersama dengan dokter tim.

Hal ini kata Sumardji, menjadi pemeriksaan penting untuk menentukan ketersediaan Marten Paes di pertandingan versus Bahrain nantinya.

“Biar bagaimanapun ketika Maarten datang, dokter akan langsung memeriksa kondisi terkininya seperti apa dan setelah itu baru bisa kita lihat apakah bisa dimainkan atau tidak,” tambah Sumardji.

Terkait dengan kondisi fisik para pemain lainnya, Sumardji optimistis. Dirinya menilai para pemain sangat menikmati sesi latihan tanpa terlihat adanya beban.

“Alhamdulillah kalau kondisi keseluruhan tim semuanya sangat baik. Kita melihat pemain berlatih dengan riang dan gembira,” tuturnya.

“Dan puji syukur tidak ada yang cedera, semuanya dalam kondisi baik. Harapannya tanggal 10 melawan Bahrain, tim bisa tampil all out dan membawa pulang poin,” tegas Sumardji.

Kemungkinn Bermain Masih 70 Persen

Pelatih kepala Timnas Indonesia, Shin Tae-yong mengaku masih akan memantau perkembangan pemulihan cedera Maarten Paes.

Untuk itu, dokter tim akan mengevaluasi terlebih dahulu untuk memastikan kesiapan pemain klub FC Dallas tersebut.

“Kemungkinan untuk bermain masih 70 persen. Tapi hari ini dan besok akan dilihat terlebih dulu perkembangan pemulihannya,” ujarnya, Selasa 8 Oktober 2024.

Lebih lanjut, pelatih berusia 53 tahun itu menyebutkan cedera yang dialami Paes bukanlah sesuatu yang serius. Itulah kenapa Paes tetap dipanggil oleh Timnas Indonesia untuk menatap dua pertandingan penting putaran ketiga babak kualifikasi Piala Dunia 2026 melawan Bahrain dan Tiongkok.

“(Cederanya) tidak begitu parah. Kita akan ambil keputusan nanti,” tegasnya.***

BACA INI JUGA
Timnas Indonesia Gelar Latihan Perdana di Bahrain, Maarten Paes Belum Datang
Maarten Paes Cedera Pergelangan Tangan, Nasib Indonesia di Laga Kontra Bahrain

Response (1)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *