Sepanjang 2025, Adira Finance Bukukan Pembiayaan Rp43,2 Triliun

Pada 2025 kemarin, Adira Finance mencatatkan pembiayaan baru sebesar Rp43,2 triliun. Capaian itu tumbuh 18% dibandingkan tahun sebelumnya. Piutang pembiayaan yang dikelola juga meningkat 13% menjadi Rp63,4 triliun, mencerminkan kepercayaan konsumen yang tetap terjaga. (Foto : Istimewa)

TANDABACA.IDDirektur Utama Adira Finance Dewa Made Susila menegaskan komitmen menghadirkan pertumbuhan yang sehat. Hal itu tercermin dalam capaian kinerja perusahaan sepanjang 2025. Bukukan Pembiayaan Rp43,2 Triliun

Menurutnya, pada 2025 kemarin Adira Finance mencatatkan pembiayaan baru sebesar Rp43,2 triliun. Capaian itu tumbuh 18% dibandingkan tahun sebelumnya. Piutang pembiayaan yang dikelola juga meningkat 13% menjadi Rp63,4 triliun, mencerminkan kepercayaan konsumen yang tetap terjaga.

Dari sisi profitabilitas, perseroan membukukan pendapatan sebesar Rp12,1 triliun dengan laba bersih mencapai Rp1,5 triliun. Sementara itu, kualitas aset tetap terjaga dengan rasio non-performing financing (NPF) yang membaik ke level 2,0%.

Secara umum, dia menuturkan Ramadan menjadi momentum penting bagi masyarakat untuk menjalani bulan suci dengan lebih tenang, terencana, dan penuh makna. Memahami kebutuhan tersebut, PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (Adira Finance) menghadirkan rangkaian program bertajuk Jalani Ramadan dengan Tenang Bersama Adira,yang mencakup aspek mobilitas, finansial, hingga perencanaan ibadah.

BACA INI JUGA : Adira Expo Berkah Ramadan Hadir di Jabar, Permudah Akses Pembiayaan Selama Bulan Suci

Rangkaian program ini didukung fundamental bisnis Adira Finance yang solid sepanjang 2025. Kinerja tersebut menjadi landasan bagi perusahaan untuk terus menghadirkan solusi yang relevan, bertanggung jawab, dan berkelanjutan bagi masyarakat.

“Ramadan adalah momentum ketika kebutuhan masyarakat meningkat, baik untuk mobilitas, konsumsi, maupun perencanaan ibadah. Sebagai perusahaan pembiayaan, peran kami bukan hanya menyediakan akses pembiayaan, tetapi juga menghadirkan ketenangan melalui solusi yang lebih terencana dan bertanggung jawab. Bagi Adira, pertumbuhan yang baik adalah pertumbuhan yang berjalan seiring dengan nilai dan manfaat yang kami berikan kepada masyarakat,” tutur Made, Kamis 12 Maret 2026.

Sementara itu, Direktur Keuangan Adira Finance Sylvanus Gani mengatakan fundamental yang kuat menjadi bekal penting bagi perusahaan untuk menjaga keberlanjutan bisnis sekaligus menghadirkan program-program yang relevan bagi masyarakat.

“Kinerja 2025 mencerminkan ketahanan model bisnis Adira dalam menghadapi dinamika pasar. Likuiditas tetap terjaga, kualitas pembiayaan terus membaik, dan pengelolaan risiko dijalankan secara disiplin. Sejalan dengan proyeksi industri multifinance yang diperkirakan tumbuh 6–8%, kami melihat peluang pertumbuhan yang tetap terbuka di 2026. Fondasi inilah yang membuat kami optimistis menyambut 2026 dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian,” ujar Sylvanus.

BACA INI JUGA : Tahun 2024, Adira Finance Mencatatkan Total Pembiayaan Baru sebesar Rp36,6 Triliun

Optimisme tersebut juga tercermin dalam partisipasi Adira Finance sebagai Official Multifinance Partner dan Official Trade-in Partner pada ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) Jakarta 2026, bersama Danamon dan didukung MUFG.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *