Asep Korban Banjir Bandang Cisarua, Hanyut Saat Selamatkan Istri

Tim SAR Gabungan mengevakuasi korban hanyut dalam bencana banjir bandang di Kampung Pasanggrahan, RT 03 RW 01 Desa Citeko, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Senin (3/3/2025).

Asep Korban Banjir Bandang Cisarua, Hanyut Saat Selamatkan Istrinya, Yuyun bisa tertolong dan menepi ke pinggir. Suaminya malah terbawa arus.

Bogor, tandabaca.id
Asep Mulyana (59) ini ditemukan dalam keadaan tak bernyawa di Bendungan Ciawi, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor pada Senin (3/3/2025) pukul 10.00 WIB.

Lelaki usia 59 tahun ini hanyut saat banjir bandang terjang Kampung Pasanggrahan, RT 03 RW 01 Desa Citeko, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (3/3/2025).

Sekretaris BPBD Kabupaten Bogor, Aris Nur Jatmiko, mengatakan korban ditemukan dalam kondisi tengkurap dan terjepit bebatuan.

“Jasad Asep Mulyana ditemukan dengan kondisi luka memar,” kata Aris kepada wartawan di Cisarua, Senin (3/3/2025).

Dia menjelaskan jasad Asep Mulyana ditemukan oleh tim SAR gabungan dari BPBD Kabupaten Bogor, Basarnas, Tagana, Kepolisian dan TNI.

“Saat ditemukan, korban mengenakan baju abu-abu lengan coklat dan celana jeans pendek,” tutur Aris.

Sebagai informasi, Asep hanyut saat menyelamatkan istrinya Yuyun dari terjangan banjir bandang pada Minggu (2/3/2025) malam.

Berdasarkan informasi dari saksi mata, Cepi (36), air Kali Cisarua meluap setinggi semata kaki saat hujan turun pada Minggu (2/3/2025).

Tidak lama kemudian, air meluap setinggi hingga lutut dengan arus yang deras.

“Saat itu warga yang berada di lokasi tersebut panik dan menyelamatkan diri masing masing,” kata Cepi di Cisarua, Senin (3/3/2025).

Cepi mengungkapkan Yuyun (istri Asep) sempat melakukan penyebrangan menggunakan seprei untuk menyelamatkan diri. Namun kain sprei tersebut terlepas dan terbawa arus.

“Lalu suaminya Asep Mulyana melompat untuk menolong istrinya. Saat Yuyun bisa tertolong dan dapat menepi ke pinggir, Asep malah terbawa arus,” tandas Cepi.

KAMPUNG PENSIUNAN TERDAMPAK CUKUP PARAH

Banjir bandang yang melanda kawasan Puncak, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Minggu (2/3/2025) membuat ratusan warga mengungsi.

Desa Tugu Selatan di Kecamatan Cisarua, menjadi salah satu wilayah yang terdampak cukup parah oleh banjir bandang ini.

Kepala Desa Tugu Selatan, Eko Widiana, mengatakan banjir disebabkan karena hujan dengan intensitas tinggi di kawasan Puncak.

“Penyebab banjir karena intensitas hujan yang cukup tinggi dari sebelum puasa sampai hari ini,” kata Eko di Cisarua, Senin (3/3/2025).

Dia menambahkan ada 8 kampung yang terdampak bencana banjir dan tanah longsor ini di Desa Tugu Selatan.

“Kampung Pensiunan menjadi wilayah yang terdampak cukup parah. Ada 243 jiwa yang mengungsi dari 20 Kepala Keluarga,” ujarnya.

Eko memastikan tidak ada korban jiwa dalam bencana alam ini. Namun ada sejumlah warga yang mengalami luka-luka.

“Saat ini ada 4 orang yang sedang dirawat di rumah sakit. Mereka mengalami luka ringan,” paparnya.

Saat ini warga Tugu Selatan sedang fokus melakukan pembersihan rumah dibantu BPBD Kabupaten Bogor, TN dan Polri.

“Kita bersyukur maaih diberi kesehatan dan keselamatan oleh Allah SWT dalam bencana ini,” ucap Eko.

Dia mengungkapkan Bupati Bogor Rudy Susmanto sudah mengunjugi para korban bencana pada Senin (3/3/2025) dini hari.

“Alhamdulilah, Pak Bupati Bogor sudah menyapa warga di Kampung Pensiunan. Beliau berpesan agar bencana ini menjadi pelajaran untuk merefleksikan diri,” tutur Eko.

Sebelumnya, Bupati Bogor Rudy Sumanto mendatangi rumah korban banjir bandang di Kampung Pensiunan, Desa Tugu Selatan, Senin (3/3/2025) dini hari.

Ia menyerahkan bantuan serta memastikan para korban tidak kekurangan kebutuhan.

BANTUAN SEMBAKO UNTUK 400 WARGA

Bupati Bogor hadir bersama Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Wawan Hikal Kurdi (Wanhay) menyampaikan rasa prihatin atas kejadian bencana alam yang menimpa warganya.

Dalam kunjungan ini, Bupati Rudy Susmanto memberikan bantuan sembako kepada 400 lebih warga yang terdampak untuk makan sahur dan berbuka puasa.

Rudy pun menyerahkan bantuan uang tunai dari kantong pribadinya untuk untuk memenuhi kebutuhan warga untuk sementara di Bulan Suci Ramadhan melalui Kepala Desa Tugu Selatan, Eko Widiana.

“Bantuan ini untuk memenuhi kebutuhan warga yang terdampak selama bulan Ramadhan,” kata Rudy.

Rudy Susmanto menambahkan, jika keperluan warga masih kurang agar berkoordinasi dengan Camat Cisarua dan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Wawan Hikal Kurdi (Wanhay).

“Nanti jika ada yang kurang tinggal berkomunikasi dengan Camat Cisarua dan Pak Wanhay,” jelas Bupati Bogor, Rudy Susmanto.

Dari lokasi bencana, Bupati Bogor, Rudy Susmanto bersama Kapolres Bogor, AKBP Rio Wahyu Anggoro, Dandim 0621 Kabupaten Bogor, Letkol Inf Henggar Tri Wahono dan dinas terkait langsung menjenguk korban bencana di Rumah Sakit Paru Dr. M. Goenawan Partowidigdo (RSPG) Cisarua Bogor.@Ry

BACA INI JUGA
Jenazah Dua Wanita Pendaki, Meninggal di Puncak Carstensz Pyramid, OTW Jakarta
Pramono-Rano Harus Antisipasi Manuver Pejabat Berebut Jabatan di Awal Pemerintahan

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *