BANDUNG, TANDABACA.ID – Bagus Machdiantoro terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Komunitas Buah Batu Corps (BBC) periode 2026-2031 dalam rapat pleno yang berlangsung di Hotel Horison, Bandung, Minggu 2 Agustus 2026.
Rapat Pleno ditetapkannya Ketua Umum BBC periode 2026-2031 dipimpin Ketua Bidang OKK Aap Salapudin, Ketua Bidang Hub Antar Lembaga dan LN Syaiful Ramadlan, dan Wakil Sekretaris Jenderal Asep Riyadi.
Usai, rapat pleno, Bagus Machdiantoro ternyata sudah susun seluruh pengurus pusat pimpinan komunitas BBC periode 2026-2031, dan saat itu, juga langsung melakukan pelantikan.
Sosok yang mengisi Komunitas BBC periode 2026-2031, adalah Ketua Umum Bagus Machdiantoro, Sekretaris Jenderal Irvan Barki Irawan, dan Bendahara Umum Tubagus Ibnu Sabil.
Adapun untuk posisi Ketua Bidang, OKK Aap Salapudin, Hub Antar Lembaga dan LN Syaiful Ramadlan, Ekonomi Billy Imam Subekti, Hukum dan Hak Asasi Manusia R Aji Rio Oktario, Kesejahteraan Sosial Umar Rubiansyah, Hankam Busban Iskandar, dan Keagamaan Ust Hendi Rustandi.
Ketum BBC Bagus Machdiantoro mengucap rasa syukur sebesar-besarnya kepada tuhan yang maha esa, dan berterimakasih kepada seluruh rekan kerja karena telah dipercaya, menjadi Ketua Umum Buah Batu Corps.
“Alhamdulillah, malam ini adalah malam penaltikan saya, setelah terpilih sebagai Ketua Umum periode 2026-2031. Tentunya saya akan membuat program, dan itu akan ditentukan akan ditetapkan dalam rapat kerja,” katanya.
“Sementara ini, kita belum ada. Insyaallah. Kegiatan-kegiatan itu pasti akan bersentuhan dengan masyarakat, tentunya dalam kegiatan-kegiatan sosial, yah,” tambahnya saat ditanya program kerja dalam wawancara usai acara, Minggu 2 Agustus 2026.
Penasehat Komunitas BBC Zulkifli Chaniago, yang juga anggota DPRD Jabar menjelaskan, tiga pondasi penting yang harus selalu dipatuhi oleh siapapun anggota Komunitas BBC.
“Pertama harus hormat kepada senior. Kedua, nyaah ka junior dan yang ketiga, sesama kawan harus saling bela, kemanapun harus selalu dibela,” beber Zulkifli yang juga termasuk salah satu pendiri BBC.***













