Jakarta, tandabaca.id
Azwar Anas meninggal dunia di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta dalam usia 90 tahun. Almarhum akan dimakamkan di TMP Kalibata, Jakarta, Senin 6 Maret 2023, besok.
Jenazah saat ini sudah disemayamkan di rumah duka Jalan Gedung Hijau Raya Nomor 23, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.
Pelatih Timnas U22 Indonesia Indra Sjafri mengatakan hal tersebut di atas saat ditemui pada Minggu 5 Maret 2023.
“Barusan saya dapat informasi dari anak-anak beliau, beliau akan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata,” ujar dia, usai melayat dari rumah duka Azwar Anas.
Indra menuturkan, pemakaman mantan Ketua Umum PSSI periode 1991-1998 ini akan dilakukan pada Senin pagi.
“Besok jam 9.30 WIB, akan diberangkatkan dari sini,” katanya.
Terakhir kali Indra menjenguk Azwar Anas saat masih dirawat di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta Pusat, sekira tiga minggu lalu.
Namun, ia tak menjelaskan secara detail sakit apa yang diderita Mantan Ketua Umum PSSI yang menjabat periode 1991-1998 tersebut.
“Saya pikir, seumur beliau fungsi-fungsi di dalam tubuh makin lama makin menurun, dan tentu juga penyakit satu per satu akan mulai datang, dan beliau terakhir kalau tidak salah sakitnya tidak ada yang terlalu spesifik,” ucap Indra.
“Tapi memang sudah tua, dan terakhir beliau dirawat di RSPAD dan saya sempat melihat beliau di sana, tetapi saya datang beliau sudah tidak merespons dengan baik,” sambungnya.
Dari informasi yang tertera di halaman rumah duka, dituliskan juga bahwa Azwar Anas akan dimakamkan di Taman Pahlawan Kalibata pada Senin besok.
PESAN WAFATNYA AZWAR ANAS
Pesan wafatnya Azwar Anas disampaikan anaknya Ronny Pahlawan dalam WhatsApp grup.
“Berita duka. Innalillaahi wainna ilaihi raaji’uun. Telah berpulang ke Rahmatullah Ayahanda kami tercinta Papa Letjen. TNI (Purn). Ir. H. Azwar Anas. Dt. Rajo Sulaiman di RSPAD Gatot Soebroto. Jakarta. Pada hari ini, Minggu 5 Maret 2023. jam 11.45 WIB
Atas nama anak-anak Almarhum dan Keluarga Besar Almarhum, kami Mohon dimaafkan segala Salah dan khilaf beliau selama Hidup.
Wassalamu’alaikum, warahmatullaahi wabarakaatuh,” tulis Ronny.
HENDROPYONO KEHILANGAN PANUTAN
Mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN), Jenderal (Purn) AM Hendropriyono mendatangi rumah duka untuk melayat mantan Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat (Menko Kesra), Azwar Anas, yang wafat, Minggu (5/3/2023).
Hendropriyono menyampaikan duka cita mendalam atas meninggalnya Azwar Anas. Ia merasa kehilangan sosok perwira senior tersebut.
“Betul-betul saya kehilangan seorang panutan, perwira senior yang bisa menjadi teladan bagi kita semua. Innalillaahi wainna ilaihi raaji’uun,” ujarnya, saat ditemui di lokasi, Minggu.
Hendropriyono juga menyebut Azwar Anas mampu mengemban tugas di luar militer.
“Pak Azwar Anas, seorang perwira yang menjadi teladan, yang berkarier dari bawah sekali, sebagai tentara yang bisa mengemban tugas di luar pertempuran, tugas-tugas selain perang,” kata dia.
Pantauan di lokasi, Hendropriyono tiba di rumah duka Azwar Anas sekira pukul 15.07 WIB.
Ia mengenakan kemeja batik dibalut jaket berwarna hijau serta celana dan sepatu berkelir hitam.
Pukul 15.27 WIB, Hendropriyono meninggalkan rumah duka.
Sebelum Hendropriyono meninggalkan rumah duka, Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan kemudian tiba sekira pukul 15.26 WIB.
Hendropriyono dan Zulkifli tampak berpelukan dan berbincang sejenak.
AZWAR ANAS SOSOK MENTOR ZULKIFLI
Mengenakan kemeja batik dan peci, Zulkifli langsung masuk ke rumah duka di Jalan Gedung Hijau Raya Nomor 23, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.
Sekira pukul 15.39 WIB, Zulkifli keluar dari rumah duka. Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) itu mengenang Azwar Anas sebagai sosok mentor.
“Beliau mentor kami, yang mengajari kita, orang tua kita, guru kita, Haji Azwar Anas kita doakan khusnul khatimah, dan saya bersaksi beliau orang baik, banyak sekali amal soleh yang ditinggalkan beliau,” ujar dia, saat ditemui di lokasi, Minggu.
Zulkifli mengaku mendapat kabar meninggalnya Azwar Anas usai menghadiri sebuah acara.
“Langsung ke sini saya habis acara, ini masih pakaian batik, pakai peci, begitu saya tahu kabarnya langsung ke sini,” katanya.
Ia mengaku kerap mewakili tugas Azwar Anas saat di Persatuan Tarbiyah Islamiyah (PERTI).
“Saya wakil ketua umum, jadi selama ini tugas ke mana-mana, saya mewakili beliau sebagai ketua dewan pimpinan tarbiyah, saya ke Aceh, ke mana-mana,” ujar dia.
REKAM JEJAK AZWAR ANAS
Azwar lahir di Padang, 2 Agustus 1933. Ia pernah menjabat Menko Kesra periode 1993-1998. Sebelumnya menjabat Menteri Perhubungan 1988-1993.
Azwar Anas juga pernah menjadi Gubernur Sumbar periode 1977-1987.
Di bidang olahraga, Azwar Anas pernah menjadi Ketua Umum PSSI 1991-1998.
Salah satu terobosannya di sepakbola adalah menggabungkan kompetisi Galatama dengan Perserikatan tahun 1995.***
BACA INI JUGA
Sepakbola Indonesia Berduka, Nugraha Besoes Meninggal Dunia














Response (1)