DPRD Jabar Jajang Rohana Ungkap Permasalahan yang Menyebabkan Terjadinya Banjir

DPRD Jabar Jajang Rohana
Anggota DPRD Jabar Jajang Rohana pada kunjungan kerja ke Kementerian PPN/Bappenas, DKI Jakarta, Kamis (11/5/2023) (Foto: Humas DPRD Jabar).

Bandung, tandabaca.id –
Anggota DPRD Jabar Jajang Rohana menjelaskan banjir terjadi ada akibat luapan sungai karena sungai tak kuat menampung air yang mengalir atau tersendat hingga meluap.

Menurut Anggota DPRD Jabar Jajang Rohana, banjir terjadi ada akibat luapan sungai karena sungai tak kuat menampung air yang mengalir atau tersendat hingga meluap.

“Ada juga banjir Cileuncang, yang memang drainase tersendat kurang lancar, sehingga banjir setiap turun hujan,” katanya, Jumat 9 Juni 2023.

Jajang mengatakan, penanganan, pendekatannya jangka pendek dan menengahnya dengan rekayasa teknik, pengerukan, normalisasi sungai, kolam retensi, dan lainnya.

“Sedangkan jangka panjangnya rekayasa sosial, bagaimana masyarakat peduli kepada lingkungan. Selain itu perbaikan dari hulu hingga hilir, janagka panjang karena gak bisa cepat,” kata Jajang.

Menurut Jajang, namun adakalanya untuk menyelesaikan masalah banjir ini, sistemnya tak epektif karena kewenangannya dibagi, sehingga tak bisa cepat menanggulanginya.

Jajang mengatakan, seperti halnya di banjir di Jalan Raya Dayeuhkolot Kabupaten Bandung, itu kewenangan pemerintah provinsi hanya drainase di pinggir jalannya saja.

“Dari jalan ke sungai, itu kewenangan pemerintah kabupaten, setelah di pinggir sungai pemerintah pusat melalui BBWS. Ini sebetulnya yang menjadi ribetnya di negara kita, penyelesaian masalah itu perlu kordinasi kabupaten, provinsi, pusat, hanya itu saja,” katanya.

Jadi kata Jajang, sistemnya tak epektif, tak efisien dalam menyelesaikan permasalahan yang ada, jadi lama dalam penanganan.

“Makanya saya mendorong ke pusat untuk kaji kembali sistemnya,” ucapnya. ***

BACA INI JUGA
PPP Optimis Songsong Pemilu 2024, Siap Raih 10 Kursi di DPRD Jabar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *