Jakarta, tandabaca.id –
FIFA World Cup U17 tinggal empat bulan lagi. Persiapan pun digeber, tujuk Bima Sakti sambil pelatih, sambil mencari pesepakbola berbakat yang akan dijadikan Timnas Garuda.
Ketua Umum (Ketum) PSSI Erick Thohir mengatakan FIFA World Cup U17 akan digelar dari tanggal 10 November hingga 2 Desember 2023.
Mengingat waktu pelaksanaan kegiatan itu, tinggal empat bulan lagi maka persiapan Piala Dunia U17 2023 harus dilakukan dengan sangat serius.
Persiapannya, kata Erick dimulai dari seleksi di sembilan wilayah Indonesia, kemudian digabungkan untuk menjalani pemusatan latihan.
Bahkan guna mendapatkan kualitas yang mumpuni, skuad Garuda Muda nantinya juga akan uji coba dengan negara-negara Eropa, Afrika, dan Asia.
“Jadi, kami akan menggelar seleksi U-17 di sembilan wilayah. Setelah dipetakan, kami gabungkan,” kata Erick, Jakarta, Sabtu 24 Juni 2024.
“Nanti di bulan Juli atau Agustus akan mulai gelar TC . Pada September dan Oktober akan kami kirim ke luar negeri.” katanya.
“Sehingga, kami harapkan bisa ada beberapa pertandingan persiapan, baik dengan negara-negara Eropa, Asia, Afrika sehingga mereka tidak kaget di kejuaraan dunia U-17 nanti,” tambah Erick.
Untuk saat ini, negara-negara yang lolos ke Piala Dunia U17 hanya tinggal menunggu wakil dari Asia saja.
Setelah 24 negara lengkap, nantinya drawing diadakan di Jakarta pada Agustus mendatang.
BIMA SAKTI PELATIH
Terkait pelatih Timnas U17 Indonesia, Erick Thohir mengatakan pihaknya masih tetap mempercayakan kepada Bima Sakti.
Nantinya Bima Sakti akan dibantu oleh pendamping yang sosoknya akan ditentukan PSSI dalam rapat Exco PSSI.
“Kami saya rasa akan memberikan kesempatan kepada Coach Bima (Sakti) kita perlu coach-coach muda. Di kepengurusan Shin Tae-yong itu ada coach Nova dan coach-coach baru, di kepengurusan Indra juga,” terangnya.
“Jadi, kami akan memberikan kepada Coach Bima Sakti, dan nanti kami akan diskusikan di Exco pasti ada pendamping lah karena ini kejuaraan dunia,” bebernya.
JAGA KEPERCAYAAN FIFA
Erick juga mengatakan, dengan ditunjuknya Indonesia sebagai tuan rumah PD U-17 2023 menjadi bukti bahwa FIFA masih mempercayai Indonesia.
Oleh karenanya, hal ini harus menjadi momentum yang tepat guna menunjukkan sepak bola Indonesia kepada dunia.
“Tentu pengumuman yang dilakukan FIFA tadi malam adalah sesuatu yang tidak hanya kita wajib rayakan, tetapi juga harus kita perjuangkan. Perjuangan dalam arti ini merupakan kesempatan buat Indonesia, rumah kita, panggung kita, untuk Garuda Muda bisa mendunia,” katanya.
Soal venue Piala Dunia U-17 2023, Erick belum membeberkan karena masih menunggu inspeksi dari FIFA lebih dulu.
Pria yang juga menjabat sebagai Menteri BUMN tersebut meminta kepada pemerintah daerah yang nantinya ditunjuk sebagai tempat penyelenggaraan bisa benar-benar berkomitmen untuk mensukseskan gelaran Piala Dunia U-17. ***













