Ciamis, tandabaca.id –
Heboh seekor monyet di RSUD Ciamis. Pegawai rumah sakit resah, Jumat 28 Juli 2023. Uniknya, monyet itu mau menerima makanan.
Monyet di RSUD Ciamis itu terlihat mondar-mandir di bagian selasar yang ada di lantai dua, dekat dengan bagian administrasi pelayanan.
Kejadian itu juga diabadikan olehh pegawai RSUD dengan menggunakan kamera ponsel.
Salah seorang dokter terlihat mencoba memberikan makanan kepada monyet itu dengan jarak begitu dekat.
Uniknya, monyet itu mau menerima makanan tersebut dan tidak terlihat liar atau menyerang. Namun tak lama kemudian monyet itu pergi.
Direktur RSUD Ciamis Rizali Sopiyan membenarkan ada seekor monyet berukuran besar yang terlihat kompleks rumah sakit.
“Iya tadi ada monyet besar. Saya lagi lihat-lihat ruang perawatan pukul 10.00 WIB. Tiba-tiba muncul monyet itu di lantai 2 depan ruang pelayanan. Tapi langsung kabur lagi,” ujarnya sebagaimana dikutip dari laman detikjabar.
DI KASIH MAKAN KUE BOLU
Sementara itu, Kabid Pelayanan Medis RSUD Ciamis Bayu Yudiawan mengaku seseorang yang ada dalam video sedang memberi makan monyet itu adalah dirinya.
Menurutnya monyet itu tidak terlihat liar bahkan cenderung jinak. Pada saat diberi makanan berupa bolu dengan jarak dekat pun monyet itu mau menerimanya.
“Tadi kelihatannya tidak liar, mungkin diduga peliharaan yang kabur. Kalau resah, tadi pegawai memang resah karena tidak paham penanganannya, galak atau tidak. Tapi sekarang tidak tahu kemana, tadi sudah lapor ke Damkar dan BKSDA,” ungkapnya.
Bayu menyebut, monyet besar itu muncul hanya di bagian selasar dan atap bangunan. Monyet itu tidak sampai masuk ke ruang perawatan atau ruang lainnya.
Monyet masuk rumah sakit ini ternyata tidak hanya kali ini saja. Menurut Bayu, dulu juga pernah ada monyet yang diduga masih yang sama datang ke rumah sakit. Monyet itu lebih suka berada di atap dekat ruangan VIP.
“Kejadian monyet ke rumah sakit sudah dua kali. Sukanya ada di dekat ruang VIP, d isitu ada pohon besar mungkin kesukaannya di sana. Kalau masuk ke ruangan tidak pernah hanya di genting dan selasar. Memang sulit ditangkap,” ucapnya.***













