Kader Partai Gerindra untuk Pilgub Jabar 2024 Ada Tiga Nama, Dua Berlari Kencang

Kader Partai Gerindra
Taufik Hidayat, Dedi Mulyadi dan Mochamad Iriawan

Bandung, tandabaca.id
Nggak tanggung-tanggung, kader Partai Gerindra yang tengah berebut panggung Pilgub Jabar 2024 ternyata tidak hanya dua nama, tetapi tiga.

Wakil Ketua Fraksi Gerindra Persatuan DPRD Jabar Daddy Rohanady mengatakan kader Partai Gerindra yang akan maju pada Pilkada Jabar 2024 ada tiga nama.

“Paling tidak ada 3 nama yang keluar sampe hari ini. Dedi Mulyadi, Mochamad Iriawan atau Iwan Bule, dan Taufik Hidayat. Tetap keputusannya dari DPP,” katanya saat dihubungi di ruang kerjanya, Rabu 26 Juli 2023.

Dari tiga nama itu, dua nama tengah berlari kencang. Dia adalah Dedi Mulyadi dan Iwan Bule.

“Keduanya tengah berlari kencang. Kadang satu panggung, kadang-kadang beda panggung,” ungkapnya.

Disoal kader yang satunya lagi, yaitu Ketua DPRD Jabar Taufik Hidayat, Politisi Gerindra dari Dapil XII (Cirebon Indramayu) ini mengatakan demikian.

“Soal Taufik Hidayat, Apakah masih serius pingin nyalon di Jabar satu saya tidak tahu.”

“Karena pak Taufik pasti menimbang-nimbang. Lihat kondisi, ada Iwan Bule dan Dedi Mulyadi.”

Sebab kata Daddy, Taufik Hidayat adalah Ketua DPD Partai Gerindra Jabar.

“Taufik Hidayat, sebagai ketua. Representasi Partai, terlepas apapun. Tapi apakah pak Taufik mau terus maju, itu urusan pribadinya,” imbuhnya.

PELUANG DEDI MULYADI DAN IWAN BULE

Disoal seperti apa peluang Dedi Mulyadi, Anggota Komisi IV DPRD Jabar ini mengjelaskan.

Bergabungnya Demul, panggilan untuk Dedi Mulyadi diakui Daddy Rohanady membawa berkah buat partai.

“Dampaknya, kami terima efek bola salju, yang lumayan berkah,” terangnya.

Lantas bagaimana dengan Iwan Bule, Daddy Rohanady menjelaskan ada sisi positifnya juga.

“Disatu sisi bahwa ada pak Iwan Bule, dengan mantan Pj Gubernur Jabar. Saya kira, ada sisi positifnya,” katanya terus terang.

Dari ketiga nama itu, kata Daddy, kansnya sama kuat.

“Saya belum pastikan tapi 3 orang ini punya kans kurang lebih sama. Tinggal pak prabowo mau jatuhkan kemana? pertimbangan apa? ya nanti urusan pak prabowo karena di daerah itu urusan DPP,” pungkasnya.

Response (1)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *