Kompetisi sepakbola Indonesia Kembali Ganti Nama, Katanya Kelebihannya Ini

Komposisi Skuad Musim Depan
Pelatih Persib, Bojan Hodak menggenggam trofi juara pada saat pawai juara, Sabtu, 1 Juni 2024. (laman Persib)

Jakarta, tandabaca.id
Kompetisi sepakbola Indonesia Kembali Ganti Nama, Istilah yang dipakai saat ini hampir mirip dengan yang dipergunakan pada era 2005 hingga 2015,

Kompetisi sepak bola Indonesia saat ini mengalami perombakan besar-besaran. Melingkupi nama kompetisi hingga nama operator liga.

Turnamen kasta tertinggi sepak bola Indonesia sekarang disebut Super League. Selain itu juga ada diberi merek Championship yang merupakan kompetisi kasta kedua.

Operator Super League sendiri saat ini disebut I League, sebelumnya Liga Indonesia Baru (LIB). Pihak I League rupanya juga mengungkapkan bahwa akan ada trofi baru untuk Super League 2025-2026.

Kepastian tersebut diungkapkan langsung oleh Ferry Paulus selaku Direktur I League.

“Pasti baru dong, baru (trofi juara Super League 2025/2026). Pak Dirutnya (BRI) juga baru,” katanya.

Sementara itu, kabar baik diperoleh peserta tim Super League 2025/2026. Ferry Paulus bilang peserta Super League juga akan mendapat hadiah yang lebih besar dibanding musim lalu.

Salah satu yang mengalami peningkatan adalah fixed kontribusi (kontribusi tetap).

Sebagai informasi, kontribusi tetap adalah bagian dari dana yang dibagikan kepada semua klub peserta, tanpa memandang posisi akhir mereka di klasemen atau performa lainnya.

“Jadi hadiah dibandingkan musim lalu lebih besar, termasuk kontribusi. Kontribusikan ada dua, fixed kontribusi itu naik 70 persen, kemudian variabel nya naik 100 persen,” ujarnya.

Diharapkan, Ferry Paulus kenaikan hadiah ini mampu membuat jalannya kompetisi semakin kompetitif dan menarik.

“Jadi musim depan pasti akan kompetitif dan lebih menarik,” pungkasnya.

Gonta Ganti Nama

Sebenarnya istilah Super League atau Liga Super bukan hal baru di sepakbola Indonesia. Indonesia Super League (ISL) pernah menjadi nama kompetisi selama delapan musim pada 2008 hingga 2015.

Kemudian nama kompetisi berganti menjadi Liga 1 mulai musim 2017 setelah kompetisi Indonesia jalan lagi. Kompetisi resmi sempat rehat lantaran banned FIFA buat sepakbola Indonesia pada 2015 sehingga Indonesia sempat tanpa liga pada 2015 dan 2016.

Setelah era Liga 1 berjalan selama delapan musim, operator kompetisi kemudian memilih mengganti nama kompetisi lagi. Ini merupakan pergantian ketiga di era profesional, yakni Liga Indonesia (1994 – 2007/2008), ISL (2008 / 2015), Liga 1 (2017 – 2024/2025), Super League (2025- ).@Ry

BACA INI JUGA
Prajurit TNI AD Jago Bela Diri, Dankodiklatad Resmikan Cabang Khusus Merpati Putih
Persib Vs WSW! Przybek : Uji Coba Tepat Menuju Hasil Kompetisi Juara
Ada Megawati Hangestri, Timnas Bola Voli Putri Indonesia Takluk 0-3 dari Vietnam

Response (1)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *