Bandung, tandabaca.id –
Ombudsman Jabar Bicara Dugaan Soal Kamar Nyaman Rutan Bandung (Kebonwaru) yang viral dalam beberapa waktu ini.
Perwakilan Ombudsman Jabar berkoordinasi dengan Kanwil Kemenkumham Jabar untuk menindaklanjuti klarifikasi dan penertiban yang dilakukan terhadap dugaan soal sel nyaman di Rutan Kelas I Bandung.
Beberapa waktu lalu, dugaan soal sel nyaman viral di media sosial.
Dalam pertemuan dan kunjungan bersama Kepala Divisi Pemasyarakatan Kanwil Kementerian Hukum dan HAM Jawa Barat dan Kepala Rutan Kelas I Bandung, Ombudsman mengapresiasi tanggapan, pemeriksaan, dan penertiban yang segera dilakukan Kanwil Kemenkumham Jabar, dalam menanggapi isu yang beredar tersebut.
Ombudsman juga menghargai proses
pengawasan internal secara berjenjang di lingkup Kanwil Kemenkumham Jabar dan Kemenkumham RI yang telah, dan terus dilakukan sampai saat ini.
Di sisi lain, berdasarkan kunjungan di Rutan Kelas I Bandung, Kepala Perwakilan juga mencatat terdapat potensi penyelenggaraan layanan publik yang tidak sesuai dengan alur/prosedur layanan antara lain disebabkan faktor keterbatasan personil maupun keterbatasan pemanfaatan sarana pengawasan.
Untuk itu Kanwil Kementerian Hukum
dan HAM Jawa Barat diharapkan dapat melakukan:
1. Meningkatkan penerapan SOP petugas dan memperkuat pengawasan internal secara berjenjang.
2. Memperbaiki pengelolaan pengaduan terhadap kegiatan yang berindikasi pelanggaran disiplin maupun aspirasi dan kritik/aduan terkait Pelayanan Publik di lingkup Kanwil Kementerian Hukum dan HAM Jawa Barat , khususnya di Lembaga pemasyarakatan dan rumah tahanan di Jawa Barat.
3. Mengoptimalkan pemanfaatan tekonologi dan komunikasi digital dalam pelayanan publik dan pengelolaan pengaduan.
4. Mengembangkan pelayanan khusus bagi warga binaan berkebutuhan khusus dan lanjut usia.
Selanjutnya Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Jawa Barat akan menindaklanjuti pertemuan awal ini dengan melakukan koordinasi dan mendampingi Kanwil Kementerian Hukum dan HAM Jawa Barat dalam meningkatkan pelayanan, memperkuat pengawasan internal, dan mengelola pengaduan yang dilakukan secara kontinyu untuk mencegah kejadian serupa terulang kembali. ***














Response (1)