Bandung, tandabaca.id
Seketariat DPRD Jabar siap fungsikan sumur dalam yang selama ini tidak dipergunakan. Semua tidak lain dikarenakan suplai air sumur dangkal dan PDAM berkurang.
Sebagaimana diketahui, beberapa bulan ini kekeringan melanda Kota Bandung dan sekitarnya, tidak terkecuali di Gedung DPRD Jabar.
Padahal, kebutuhan air di kantornya 120 anggota dewan, belum lagi, gedung memiliki 4 lantai, mempekerjakan ratusan orang. Selain itu, mitra kerja dan tamu, yang datang ke gedung ini setiap harinya juga sangat banyak.
Kabag Umum Setwan DPRD Jabar Dodi Sukmayana mengatakan, Sekretariat DPRD Jabar saat siap fungskan sumur dalam yang selama ini tidak dipergunakan.
Langkah itu dilakukan karena, kebutuhan air di Gedung DPRD Jabar ini besar, tetapi air dari sumur dangkal dan PDAM tidak bisa lagi diandalkan, akibat terjadinya kekeringan.
“Sekarang ini, air kita tekor, sumur dangkal sudah pada kering. Untuk itu, sekarang kita tengah mempersiapkan sumur dalam. Airnya bagus, itu 42 meter kedalaman sudah ada air,” ujarnya, Selasa 20 November 2023.
Ditambahkan Dodi, sumur dalam itu, selama ini tidak difungsikan, karena belum pernah terjadi kekurangan air di gedung DPRD Jawa Barat.
“Sumur dalam itu dibuat saat pembangunan Gedung DPRD Jabar, dan tidak pernah difungsikan,” jelasnya.
“Waktu kita lihat gambar pembangunan gedung ini, ada gambar sumur dalam. Begitu kita cek, kita buka, mesinnya tidak rusak tapi tidak pernah diaktifkan.” ungkapnya.
Oleh karenanya, sebelum sumur itu dipergunakan kembali, kata Dosen Pascasarjana Universitas Winaya Mukti, sumur itu harus dipersiapkan terlebih dahulu.
Nantinya, tambah Dodi, air dari sumur dalam itu akan dialirkan dari toren ke lingkungan gedung DPRD Jabar, dan mengurangi penggunaan air dari PDAM.***
BACA INI JUGA














Response (1)