Bandung, tandabaca.id
Tekan Dampak Inflasi, DKPP Kota Bandung dan Kodiklat TNI AD gelar Lapak Pangan Murah (LPM) bersama Kodiklat TNI AD, Jumat 17 Februari 2023.
Giat yang berlangsung di Kodiklat TNI AD Kota Bandung Jalan Aceh No.50 ini diadakan untuk menekan dampak inflasi, serta menyediakan pangan pokok strategis murah bagi masyarakat.
Pada kegiatan LPM ini dijual berbagai bahan pangan pokok dengan harga yang terjangkau bagi masyarakat. Selain itu, terdapat stand bazaar yang diisi oleh berbagai tenant dan kelompok tani dan UMKM olahan pangan binaan DKPP.
Ikut berpartisipasi dalam kegiatan ini, 35 tenant dari berbagai distributor pangan dan kelompok tani di Kota Bandung.
Dalam kegiatan ini, dijual berbagai macam kebutuhan pokok dan sembako dibawah harga pasar, seperti beras, minyak goreng, ayam broiler, bawang, cabai, sayur mayur, dan lainnya.
Diantaranya adalah Beras Perum Bulog SPHP Medium dengan harga Rp42.500/5 kg, minyak goreng Minyak Kita Rp15.000/liter, minyak curah Rp14.500/liter, ayam ras utuh dijual Rp27.500/ekor.
Selain itu juga ada, telur ayam ras mulai dari Rp26.000/kg, bawang merah Rp32.000/kg dan bawang putih Rp25.000/kg.
Beberapa paket sayur mayur dijual mulai dari Rp1.500, serba Rp5.000, serta berbagai paket murah lainnya.
PENCEGAHAN KRISIS PANGAN
Kegiatan LPM ini dihadiri oleh Koordinator Stabilisasi Pasokan Pangan Badan Pangan Nasional (BAPPANAS), Yudhi Harsatriadi Sandyatma;
Kepala Bidang Ketersediaan dan Distribusi Pangan Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Provinsi Jawa Barat;
Serta Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bandung, Ir. Gin Gin Ginanjar, M.Eng.
Dalam sambutannya, BAPPANAS menegaskan bahwa sejak berdirinya BAPPANAS, segala urusan yang menyangkut pangan, mulai dari kestabilan pasokan dan harga pangan hingga pencegahan krisis pangan, menjadi tanggung jawab Badan Pangan Nasional.
Dengan demikian, penyelenggaraan bazaar pangan murah menjadi salah satu program yang harus didukung lintas sektor dalam implementasinya, mulai dari unsur Pemerintahan hingga Swasta sehingga diharapkan mampu menekan inflasi dari sektor pangan.
JEMBATAN AKSES MASYARAKAT
Hal tersebut disepakati oleh Kadis DKPP Kota Bandung, Ir. Gin Gin Ginanjar, mengatakan LPM menjadi jembatan akses masyarakat terhadap bahan pangan murah yang langsung didatangkan dari distributor dan kelompok tani resmi.
Sehingga bukan hanya menjual barang di bawah harga pasar, tetapi juga barang yang berkualitas dan segar.
“Kami juga menyadari bahwa Kota Bandung sebagai salah satu kota besar di Indonesia termasuk dalam kelompok kota penyumbang angka inflasi yang sangat signifikan untuk hitungan inflasi nasional,” katanya.
Oleh karena itu, mencegah inflasi di Kota Bandung menjadi salah satu solusi strategis, khususnya inflasi di sektor pangan melalui kegiatan Lapak Pangan Murah ini.
Sebelumnya, Menteri Pertanian RI Syahrul Yasin Limpo menegaskan bahwa kondisi ketersediaan pangan secara nasional mesti dibarengi dengan keterjangkauan akses masyarakat secara merata di seluruh wilayah.
Diharapkan kegiatan Lapak Pangan Murah ini dapat menjadi wujud kehadiran Pemerintah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat untuk mendapatkan bahan pangan berkualitas dengan harga yang terjangkau.
Ketersediaan pangan merupakan hal yang harus diupayakan pemerintah untuk menjamin kebutuhan pangan warganya.
Untuk itu, Pemerintah Kota Bandung juga berupaya memastikan agar kebutuhan pangan khususnya di Kota Bandung terus terpenuhi.***
BACA INI JUGA
Sebanyak 369 Kg Jeroan Sapi dan Domba Kurban Dimusnahkan DKPP Kota Bandung














Response (1)