Berita  

Terpeleset Saat Lagi Duduk, Dua Siswa SMAN 2 Bandung Dilarikan ke RS

Terpeleset Saat Lagi Duduk
SMAN 2 Bandung Jalan Cihampelas Cipaganti Coblong Bandung (laman kemdikbudgoid)

Bandung, tandabaca.id
Terpeleset saat lagi duduk di pagar tembok pembatas depan kelasnya yang berada di lantai 2, dua siswa kelas XII SMAN 2 Bandung dilarikan ke RS Advent.

Kedua siswa yang terpeleset saat lagi duduk di pagar tembok itu ketika didatangi lagi terbaring di tanah dan mengerang kesakitan.

Berdasarkan laporan yang diterima petugas Bandung Command Center, Diskominfo Kota Bandung, peristiwa itu terjadi pukul 10.15 WIB.

Namun baru dilaporkan ke petugas sekitar pukul 10.26 WIB. Kejadian itu dilaporkan oleh Marsya.

“Kejadian, terdapat korban 2 orang jatuh dari lantai 2. Patokan (lokasi kejadian) SMAN 2 Bandung,” tulis laporan yang diterima petugas Bandung Command Center, Diskominfo Kota Bandung.

Sementara itu, Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas SMAN 2 Bandung Asep Suryanto mengatakan, peristiwa tersebut terjadi ketika jam istirahat dan guru sedang mengadakan kegiatan tasyakuran di ruangan.

Asep Suryanto mendengar kabar ada siswa terjatuh dari lantai dua gedung. Ketika didatangi, dua siswa itu sudah berada dalam kondisi terbaring di tanah dan mengerang kesakitan. Kedua korban dilarikan ke RS Advent.

“Kejadiannya ini anak-anak sedang istirahat sekitar pukul 10.00 sampai 10.30 WIB. Anak-anak istirahat dan kami (guru) sedang melakukan kegiatan tasyakur,” kata Wakasek Bidang Humas SMAN 2 Bandung ketika ditemui.

DALAM SOP KAMI

Berdasarkan informasi yang diterima, ujar Asep Suryanto, dua siswa itu hanya mengalami luka ringan. Bahkan, salah seorang siswa sudah kembali ke rumah setelah mendapatkan perawatan.

“Dua-duanya dalam keadaan sadar,” ujar Asep Suryanto.

Informasi yang Asep terima, dua siswa itu terjatuh dari lantai dua tepat di depan ruang kelasnya, terpeleset saat sedang duduk di tembok pembatas.

Padahal, kata Asep, pihak sekolah sudah berulang kali memperingatkan siswa supaya tidak duduk di area tersebut.

“Kemungkinannya terpeleset pada saat anak-anak lagi duduk di tembok pembatas itu,” ungkapnya.

“Tapi, dalam SOP kami, tinggi tembok sudah disesuaikan dengan keselamatan siswa dan kami sudah berulang kali ingatkan supaya enggak duduk di sana,” tambahnya.

Asep juga memastikan, kedua siswa kelas XII itu tidak mengalami luka serius. Satu dari dua siswa itu bahkan sudah bisa pulang ke rumah.

“Yang satu sudah pulang ke rumah karena tidak mengalami cedera cukup berat, yang satu lagi masih dalam penanganan. Tapi kondisi dua-duanya baik,” pungkasnya.***

BACA INI JUGA\
Guru Bimbingan Konseling bukan Polisi Sekolah, Masalah Perundungan Tanggungjawab bersama

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *