DPRD Jabar Dorong Pemdaprov Perbanyak Lapangan Pekerjaan

DPRD Jabar Indeks Kesehatan
Anggota DPRD Jabar Yod Mintaraga (Foto golkarpedia)

Bandung, tandabaca.id
DPRD Jabar Dorong Pemdaprov mengentaskan kemiskinan dengan perbanyak lapangan pekerjaan, agar tingginya angka pengangguran bisa ditekan.

Sebagaimana diketahui, angka kemiskinan di Jabar per Maret 2024 sebanyak 3,85 juta orang. Hal itu berdasarkan laporan dari Badan Pusat (BPS) Jabar.

Anggota DPRD Jabar Yod Mintaraga mengatakan bahwa pihaknya meminta Pemprov Jabar mengentaskan kemiskinan dengan perbanyak lapangan pekerjaan.

Menurut Yod, kemiskinan di Jabar salah satunya disebabkan masih tingginya angka pengangguran.

“Salah satunya masih adanya kemiskinan adalah banyaknya pengangguran, kalau pengangguran banyak kan daya belinya rendah,” kata Yod, Selasa 9 Juli 2024..

Dia menjelaskan, lapangan kerja sangat membantu untuk menekankan angka pengangguran di Jabar yang memiliki jumlah penduduk hampir 50 juta.

Maka dari itu, Politisi Partai Golkar ini meminta investasi di Jabar perlu didorong ke arah penyerapan tenaga kerja.

“Tapi yang jelas kalau di Jabar investasi nye meningkat harus nya sebanding dengan kesempatan kerja. Kalau investasi meningkat logikanya kesempatan kerja harus meningkat, kalau terbuka artinya pengangguran menurun,” tandasnya.

Angka Pengangguran di Indonesia

Sebagaimana diketahui, angka pengangguran di Indonesia mencapai jumlah yang cukup tinggi. Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), TPT atau persentase jumlah pengangguran terhadap jumlah angkatan kerja di Indonesia mencapai 5,32 persen yang berarti ada 7,86 juta pengangguran per Agustus 2023 dari total 147,71 juta angkatan kerja.

Kendati demikian, Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) mengungkapkan tren tersebut cenderung turun.

“Tentu angka ini menjadi penting untuk kita semua, meskipun trennya menurun. Karena kalau kita lihat TPT negara maju hampir semuanya di bawah 4 persen,” ujar Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Pendidikan dan Moderasi Beragama Kemenko PMK, Warsito, Selasa (30/4/2024).

Warsito mengungkapkan angka TPT di beberapa negara maju seperti di Amerika Serikat dengan 3,9 persen, Jerman di 3,2 persen, dan Singapura yang berada di bawah 2 persen.

“Ini menjadi catatan penting, bagaimana kita memberi respons terhadap Tingkat Pengangguran Terbuka kita, mau tidak mau harus kita beri solusi,” ujarnya.***

BACA INI JUGA
Pansus I DPRD Jabar Menyoroti Pencapaian Kinerja BUMD Jabar

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *