Berita  

Alih Fungsi Terminal Cicaheum, DPRD Jabar Jelaskan Seperti Ini

Dhani Wirianata Digoyang
Wakil Ketua DPD Gerindra Jabar Daddy Rohanady (Foto Ariesmen)

Bandung,tandabaca.id
Pemerintah Pusat Berencana Alih Fungsi Terminal Cicaheum menjadi depo BRT Bandung Raya per 2025. Bagaimana tanggapan DPRD Jabar.

Menanggapi hal tersebut, Anggota Komisi IV DPRD Jabar, Daddy Rohanady mendukung rencana tersebut. Sebagai upaya optimalisasi BRT Bandung Raya apalagi Terminal Cicaheum tempat sangat strategis di wilayah Kota Bandung.

“Saya tentu sebagai Anggota Dewan berharap betul ini menjadi lebih optimal BRT nya, karena ini tidak mudah tapi ini mutlak sebagai sebuah metropolitan,” kata Daddy Rohanady, Senin (29/7/2024).

Daddy mengatakan Bandung Raya membutuhkan BRT untuk mempercepat jarak dari satu lokasi ke lokasi yang lainnya, hal ini seiring kemacetan dimana-mana akibat volume kendaraan yang begitu banyak.

Maka dari itu, hadirnya BRT ini kedepan akan menjadi opsi dari pemerintah sebagai upaya mengatasi kemacetan di wilayah Bandung Raya.

“Bandung Raya butuh juga BRT untuk menghubungkan keluhan orang selama ini soal masuk ke bandung cepat, tapi dari tod lewat Whoosh (Kereta Cepat) masuk ke kota Bandung lebih lama ketimbang dari Jakarta ke Bandung katanya.

Ditanya soalnya anggaran yang akan digelontorkan dalam pembangunan depo BRT Bandung Raya, Daddy mengatakan semua prosesnya kewenangan dari pemerintah pusat. Pemerintah daerah, lanjutnya hanya menyediakan jasa layanan.

“Alihfungsi Terminal Cicaheum jadi depo BRT Bandung Raya dan kebijakan pembiayaan semuanya dari pusat,” tandas Daddy.

DPRD Jabar Dukung Wacana Alihfungsi Terminal Cicaheum jadi Depo BRT Bandung Raya

Bey Mewanti-wanti

Pj Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin mewanti-wanti soal rencana alih fungsi Terminal Cicaheum.

Menurut Bey Machmudin, alih fungsi Terminal Cicaheum menjadi depo BRT Bandung Raya jangan sampai membuat masyarakat yang beraktivitas di sana terganggu.

Maka dari itu, lanjut Bey Machmudin, sebelum merealisasikan peralihan fungsi Terminal Cicaheum perlu kajian khusus baik teknis maupun antropologi.

“Untuk yang di terminal, silakan beraktivitas seperti biasa. Tidak perlu resah. Kami akan lakukan komunikasi dengan baik agar terjadi saling pengertian dan saling pemahaman,” kata Bey Machmudin, dikutip Minggu, 28 Juli 2024.***

BACA INI JUGA
Dhani Wirianata Digoyang 20 PAC, Daddy : Keputusan DPP Sangat Susah Dianulir
Groundbreaking TPPAS Legok Nangka Molor, Daddy Rohanady Khawatir Terjadi Penumpukan Sampah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *