Interupsi Warnai Paripurna Perdana 2026, Pemprov Diminta Siapkan Anggaran Media

Anggota Fraksi PKB DPRD Jabar M Sidkon Djampi (youtube DPRD Jabar)

Bandung, tandabaca.id
Interupsi warnai rapat paripurna perdana DPRD Jabar Tahun 2026. Sidkon Djampi anggota dewan dari Fraksi PKB minta Pemprov Jawa Barat siapkan anggaran Media di setiap OPD (organisasi perangkat daerah).

Sidang paripurna perdana ini beragendakan Pembukaan Masa Sidang II Tahun Sidang 2025-2026, dan Penetapan Alat Kelengkapan DPRD Provinsi Jawa Barat Tahun 2026.

Dalam masa sidang perdana ini, Pemprov Jabar diwakili langsung oleh Wakil Gubernur Jabar, Erwan Setiawan. Selain itu juga hadir Sekda, Herman Suryatman, serta beberapa kepala OPD.

“Interupsi pimpinan, saya mau menyampaikan aspirasi dari teman media atau penyiaran, seperti kita ketahui jumlah lembaga penyiaran ada 457 lembaga penyiaran. Mereka dalam asosiasi meminta agar dapat perhatian,” ujar Sidkon, Senin 5 Januari 2026.

BACA INI JUGA : Kejati Jabar Selidiki Laporan APAK soal Dugaan Korupsi Proyek PJU Ratusan Miliar

Sidkon mengusulkan agar pemprov Jabar bisa mengakomodir aspirasi dari para pelaku media yang meminta agar diberikan alokasi belanja di setiap organisasi perangkat daerah (OPD) pada 2026 ini.

“Saya menegaskan agar ada belanja media di tiap OPD baik melalui wakil gubernur atau Sekda agar ada belanja media di setiap OPD,” kata Sidkon.

Mendengar interupsi tersebut, Wakil Ketua DPRD Jabar, MQ Iswara menyerahkan keputusan ini kepada Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan dan juga Sekda Herman Suryatman. Dia juga memastikan akan mengingatkan usulan tersebut kepada pemerintah provinsi.

“Aspirasi langsung didengar oleh Wakil Gubernur dan Sekda, Insya Allah akan kami ingatkan,” kata Iswara.***

BACA INI JUGA : Sugianto Nelayan Indramayu, Dianugerahi Pahlawan Kemanusiaan oleh Presiden Korsel
BACA INI JUGA : Saddil Diusir ke Luar Lapangan, Persik Membalas Gol Semata Wayang Persib Lewat Firly

 

Response (1)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *