Api Masih Membara di TPA Rawa Kucing, Helikopter Water Bombing ke TKP

Helikopter Water Bombing
TPA Rawa Kucing masih dibungkus asap tebal akibat kebakaran. BNPB mengerahkan helikopter water bombing untuk membantu pemadaman (Foto : BNPB)

Tangerang, tandabaca.id
Api masih membara di TPA Rawa Kucing Tangerang, BNPB kerahkan helikopter water bombing ke TKP, pada Senin 23 Oktober 2023.

Operasi menjatuhkan air pada titik panas dilaksanakan oleh badan nasional penanggulangan bencana (BNPB) atas permintaan BPBD Provinsi Banteng.

TPA yang berlokasi di Kelurahan Kedaung Wetan, Kecamatan Neglasari dilaporkan terbakar sejak Jumat, 20 Oktober 2023. Titik api dilaporkan muncul pada pukul 14.00 WIB.

Sejak Jumat, Sabtu, hingga Minggu tim gabungan dari BPBD Provinsi Banten, BPBD Kota Tangerang dan Dinas Pemadam Kebakaran Kota Tangerang berjuang bahu membahu untuk memadamkan api.

Helikopter BNPB PK-DBM disiagakan di bandara Soekarno Hatta, Tangerang Banten sebelum memulai operasi pemadaman udara pada TPA Rawa Kucing-BNPB.

Dilaporkan sebanyak 36 unit mobil pemadam kebakaran dan tangki air turut serta dalam proses pemadaman.

Melihat skala dan kesulitan proses Pemadaman, Pusdalops BNPB berencana merelokasi helikopter water bombing yang sebelumnya disiagakan di Bandara Sultan Thaha Syaifuddin, Jambi.

Namun, rencana berubah, Helikopter yang disiapkan adalah Eurocopter AS50 dengan nomor registrasi PK-DBM yang direlokasi dari Provinsi Bali.

Menindaklanjuti permintaan Provinsi Banten dalam rangka percepatan pengendalian kebakaran di TPA Rawa Kucing, kota Tangerang, BNPB telah mengirimkan 1 unit heli Water Bombing,” kata Kapusdatinkom BNPB Abdul Muhari Senin, 23 Oktober.

TPA Rawa Kucing Masih Membara, helikopter water bombing ke TKP pada Senin pagi dari pukul 07.00 WIB hingga pukul 17.00 WIB.

Dalam sehari, direncanakan ada 50 kali sortie (penerbangan) dengan masing-masing bisa menjatuhkan 800 liter air.***

BACA INI JUGA
Hingga Hari Kedua, Kebakaran TPA Rawa Kucing Tangerang Belum Padam

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *