Jakarta, tandabaca.id
Dalam Upaya Turunkan Stunting, PSI Minta Pemprov DKI Jakarta Cerdas, Cari Terobosan Lain Jangan Hanya Mengikuti Arahan Pemerintah Pusat Saja.
Anggota Komisi E Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta dari PSI, Idris Ahmad meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melaksanakan arahan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin untuk kejar level stunting DKI Jakarta di bawah 5 persen pada tahun 2024.
Pasalnya, saat ini level stunting di DKI Jakarta masih di angka 16 persen.
Dengan begitu, Idris mengkritik Pemprov DKI Jakarta semestinya cerdas menyikapi arahan Pemerintah Pusat ini. “Jakarta harus menjadi yang pertama punya level stunting setara dengan negara maju. Untuk mengejarnya ya harus lakukan terobosan besar dong. Karena tidak bisa yang standar-standar saja,” ungkap Idris usai menghadiri kegiatan sidang pleno 1 Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Sawah Besar Terintegrasi Musrenbang Kelurahan tahun 2023 di aula ruang serba guna lantai IV, kantor kecamatan setempat, Jalan Karang Anyar Raya, Sawah Besar, Jakarta Pusat, Senin (14/2/2023).
REVITALISASI POSYANDU
Lanjut Idris menyarankan salah satu strategi penurunan level stunting adalah revitalisasi posyandu yang tersebar di setiap RW di DKI Jakarta. “Strategi yang paling jitu menurut saya adalah penguatan posyandu balita di seluruh DKI Jakarta diantaranya, honor kader posyandu sekarang yang masih sangat minim kita tingkatkan agar mereka lebih aktif melakukan monitoring tumbuh kembang balita di setiap wilayah,” jelas Idris.
Selain itu, tambah Idris, pantauan dilapangan perlengkapan posyandu berupa antropometri juga harus distandarisasi sehingga hasil pemantauannya akurat. Karena saat ini banyak posyandu tidak optimal memilik peralatan seperti timbangan hingga alat ukur tinggi badan, bahkan harus meminta bantuan ke orang per orang.
“Pemprov DKI juga diminta meningkatkan kualitas Penyediaan Makanan Tambahan (PMT) untuk mendukung tumbuh kembang balita. PMT saat ini harga per unitnya masih di Rp 10 ribu. Kita bisa tingkatkan lagi untuk mendukung pemenuhan gizi anak-anak Jakarta termasuk sediakan anggaran untuk bantuan makanan bagi anak terdeteksi stunting,” bebernya. [IS]














Responses (3)