Dicapreskan Relawan Projo, Prabowo Ceritakan Kisahnya 10 Tahun Bersama Jokowi

10 Tahun Bersama Jokowi

Bandung, tandabaca.id
Dicapreskan Relawan Projo, Prabowo Subianto bacapres 2024 dari Koalisi Indonesia Maju (KIM) ceritakan kisahnya 10 tahun bersama Jokowi.

Cerita 10 Tahun Bersama Jokowi disampaikan Bacapres KIM, saat menerima dukungan dari Relawan Pro Jokowi di kediamannya di Jalan Kertanegara IV, Jakarta, Sabtu, 14 Oktober 2023.

Sebagaimana diketahui, pada Pilpres 2014, Prabowo adalah rival Jokowi. Begitupun halnya pada Pilpres 2019.

“Saya 10 tahun kalau tidak salah, saya rival dengan Pak Jokowi, kita bersaing. Kita bersaing dengan keras, tetapi yang banyak orang tidak tau, walaupun kita bersaing dengan keras, kita tetap bersahabat,” ungkapnya.

Prabowo menjelaskan, setelah kalah pada Pilpres, Jokowi datang ke rumahnya di Jalan Kartanegara. Saat itu, Prabowo akhirnya mengakui kekalahannya dan menerima Jokowi sebagai Presiden.

Dia menyatakan menerima kekalahan tersebut karena meyakini Jokowi berhati merah putih dan akan membela pancasila, UUD ’45 dan rakyat indonesia.

Setelah kekalahan kedua pada Pilpres 2019, Prabowo pun menceritakan dirinya diajak bergabung dalam pemerintahan oleh Jokowi.

“Yang tadinya di kuatirkan, akan terbelah, atau perpecahan, ternyata dengan sikap kenegarawanan beliau kita bersatu, kita rukun, kita rekonsiliasi, apa yang terjadi? Yang terjadi adalah kesejukan, kekeluargaan, suasana yang kompak, suasana yang bersatu, ini yang kita harus jaga saudara sekalian,” kata Prabowo.

SETELAH MASUK KABINET

Dia kemudian menceritakan kisahnya setelah masuk Kabinet Indonesia Maju sebagai Menteri Pertahanan. Prabowo mengaku menjadi saksi bahwa Jokowi selalu bersikap membela rakyat indonesia, terutama rakyat kecil. Jokowi, menurut dia, juga selalu berani membela kepentingan nasional walau mendapatkan tekan dari negara lain.

“Karena itu, saya sepenuh hati bersatu sama beliau, tidak setengah hati tidak didepan lain, dibelakang lain, saya bukan orang seperti itu, didepan muji-muji, dibelakang ngerong-rong sifat seperti itu ayo kita tinggalkan. Dan jangan mengira rakyat kita bodoh, rakyat kita tidak tahu, siapa yang mencla-mencle, siapa yang hari ini bilang A besok bilang B, lusa bilang C ini,” kata dia.

Menurut Ketum Partai Gerindra tersebut, sikap seperti itu tidak perlu, karena yang bangsa Indonesia perlukan adalah persatuan, kekompakan, kesungguhan, dan kesungguhan. Karena itulah, garis kebijakan-kebijakan yang dirintis Jokowi harus diteruskan dan sukseskan.

TERIMAKASIH PROJO

“Kita harus meninggalkan kemiskinan, melindungi Indonesia, kekayaan Indonesia harus dirasakan manfaatnya oleh seluruh rakyat Indonesia. Itu komitmen saya, terima kasih Projo sudah memberikan kepercayaan untuk saya untuk meneruskan perjuangan Pak Jokowi. Bayangkan kekuatan Pak Jokowi, kekuatan Prabowo Subianto, kekuatan kita semua bersatu untuk membangun indonesia menjadi negara makmur,” kata dia.

Lebih lanjut, Prabowo Subianto mengingatkan bahwa ini baru awal pekerjaan mereka, karena kedepannya akan banyak masalah dari pihak-pihak yang tidak menyukai Indonesia makmur dan banyak yang tida suka kekayaan Indonesia dijaga untuk rakyat.

Prabowo Subianto hari ini mendapatkan dukungan dari Projo untuk maju pada Pilpres 2024. Dukungan itu diberikan setelah Presiden Jokowi sempat memberikan sinyal dukungan kepada Jokowi saat berpidato pada acara Rakernas Projo VI di Gelanggang Indonesia Arena.***

BACA INI JUGA
Gerindra Jabar Sarankan Gibran Menjadi Cawapres Pendamping Prabowo pada Pilpres 2024

Response (1)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *