Enam hari, 55 bodypack ditemukan dalam upaya pencarian korban hilang pasca longsor di Desa Pasirlangu Cisarua KBB, 25 lainnya masih dicari
Bandung, tandabaca.id
Tim SAR Gabungan kembali menemukan jenazah korban hilang saat longsor di Desa Pasirlangu Kecamatan Cisarua Kabupaten Bandung Barat (KBB).
Jumlah korban hilang, yang ditemukan dalam pencarian hari keenam dua, sama seperti hari sebelumnya. Titik lokasinya juga sama, sektor A.
“Total penemuan pada hari keenam operasi SAR adalah sebanyak dua pack, dengan rincian 2 bodypack di A1,” kata Kepala Kantor SAR Bandung Ade Dian, Kamis 29 Januari 2026.
Ade Dian memerinci, satu body pack ditemukan Tim SAR gabungan pada Kamis pukul 14.32 WIB, satu bodypack lainnya pada Kamis pukul 15.00 WIB.
Selain, dua bodypack korban longsor, Ade Dian juga mengatakan, tim di lapangan juga menemukan satu bodypack yang diduga merupakan jenazah lama dan bukan korban longsor.
BACA INI JUGA : Harga Emas Antam Terkerek Naik, Tembus Rp3,1 Juta per Gram
“Pada pukul 13.21 WIB, ditemukan satu body pack di sektor worksite B1, temuan berupa jenazah lama,” tutur Ade.
“Namun, tetap kami evakuasi agar dapat dikebumikan secara layak oleh pihak keluarga. Penemuan korban tersebut bukan korban dari musibah longsor.”
Meski demikian, ia menuturkan, secara pendataan satu body pack tersebut tidak dimasukkan dalam temuan korban longsor Cisarua. Hanya, tetap diserahkan ke Tim Disaster Victim Identification (DVI) untuk diidentifikasi.
“Dari hasil penemuan korban itu, jadi daerah itu bukan tempat pemakaman umum, jadi mungkin artinya ada makam pribadi yang ada di area bencana longsor ini, mungkin yang kebawa hingga worksite B1,” ucap Ade.
Kepala Kantor SAR Bandung Ade Dian juga menjelaskan hingga hari keenam pencarian, Tim SAR gabungan telah mengevakuasi total 55 body pack (kantong jenazah) korban.
BACA INI JUGA : Ada Syuting Lisa BLACKPINK, Jalan KS Tubun Tangerang Ditutup Empat Hari
“Hingga hari ini, Kamis, 29 Januari 2026, pukul 16.30 WIB, total korban yang telah berhasil dievakuasi adalah sebanyak 55 body pack,” ucap Ade Dian.
Di sisi lain, Ade Dian mengatakan, masih terdapat sekitar 25 korban yang dinyatakan hilang dan masih dalam pencarian Tim SAR gabungan.
“Jadi, masih ada lebih kurang, total pencarian 25 jiwa,” ujarnya.
Ade Dian menambahkan, operasi SAR akan terus dilanjutkan secara bertahap dan terukur, dengan menyesuaikan perkembangan kondisi cuaca dan stabilitas lereng serta rekomendasi tim keselamatan di lapangan. ***
BACA INI JUGA : PR dari Jatianom













