“Menguatkan Hati Ibu, Menumbuhkan Generasi Bahagia”, kegiatan ini hadir dengan tajuk “Ibu Kuat, Anak Hebat” sebagai ruang berbagi ilmu, pengalaman, sekaligus motivasi bagi para ibu dalam mendampingi tumbuh kembang anak.
Cihanjuang, tandabaca.id
Suasana Posyandu Kampung Cihanjuang pada Senin pagi (11/08/2025) terasa berbeda. Ratusan ibu-ibu warga berkumpul dengan penuh antusias mengikuti kegiatan penyuluhan parenting yang digagas oleh Kelompok KKN 169 UIN Sunan Gunung Djati Bandung. Mengusung tema
“Menguatkan Hati Ibu, Menumbuhkan Generasi Bahagia”, kegiatan ini hadir dengan tajuk “Ibu Kuat, Anak Hebat” sebagai ruang berbagi ilmu, pengalaman, sekaligus motivasi bagi para ibu dalam mendampingi tumbuh kembang anak.
Acara dibuka dengan sambutan hangat dari Wildan selaku Ketua KKN 169, dilanjutkan sambutan dari Kepala Desa, Kepala Dusun, Ketua RW, dan Ketua RT.
Kehadiran perangkat desa menjadi simbol dukungan penuh terhadap kegiatan yang berfokus pada pemberdayaan keluarga ini.
Dalam sesi inti, kelompok KKN memperkenalkan diri dan menjelaskan tujuan utama pengabdian mereka di Desa Pangereunan.
Hasbi, perwakilan tim acara, memaparkan mekanisme diskusi yang mengajak ibu-ibu serta tokoh masyarakat untuk aktif menyampaikan pengalaman, tantangan, serta harapan mereka dalam mengasuh anak.
Dengan metode diskusi kelompok (FGD), tercipta ruang interaktif yang hangat: para ibu berbagi cerita tentang suka duka mengasuh anak, sementara tim KKN memberikan tips praktis menjaga kesehatan mental dan emosional ibu.
Generasi Bahagia dan Berkarakter
Kegiatan ini menekankan bahwa ibu yang sehat secara fisik dan mental adalah pondasi utama dalam mencetak generasi yang bahagia dan berkarakter.
Pesan tersebut menggema di setiap sesi, menumbuhkan kesadaran baru bahwa merawat diri bukanlah egois, melainkan bagian dari kasih sayang yang lebih besar untuk anak-anak.
Di akhir acara, Wildan selaku Ketua KKN merangkum hasil diskusi dan menegaskan komitmen kelompok untuk terus mendampingi warga melalui program lanjutan selama masa pengabdian.
Acara kemudian ditutup dengan doa bersama oleh tokoh agama setempat, menambah khidmat jalannya kegiatan.
Dokumentasi yang dilakukan oleh Tim Publikasi, Dokumentasi, dan Desain (PDD) menjadi saksi bagaimana ibu-ibu desa mengikuti penyuluhan dengan penuh semangat.
Lebih dari sekadar penyuluhan, kegiatan ini menjadi awal terbentuknya komunitas ibu yang saling mendukung dan menguatkan.
Dengan adanya kegiatan “Ibu Kuat, Anak Hebat”, Kelompok KKN 169 berharap dapat meninggalkan jejak kebaikan: ibu-ibu yang lebih kuat, anak-anak yang lebih bahagia, serta keluarga yang lebih harmonis di Desa Pangereunan.@Ry










Response (1)