Jakarta, tandabaca.id
Anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta, Idris Ahmad dorong Pemprov Cerdas Tangani DBD (Demam Berdarah Dengue). Yang di awal tahun 2023 ini, kasusnya melonjak tajam.
Idris yang berasal dari Fraksi PSI (Partai Solidaritas Indonesia) mengatakan di awal tahun 2023 ini kasus DBD melonjak tinggi.
Oleh karenanya, Pemprov DKI Jakarta didorong untuk cerdas tangani DBD, melakukan upaya preventif.
“Upaya preventif harus dikencangkan, karena awal tahun ini dalam satu bulan saja sudah ditemukan 46 kasus DBD di Jakarta,” katanya, Senin 27 Februari 2023.
Uniknya, hal yang sama ternyata juga terjadi di awal tahun 2022, lalu.
“Berkaca dari tahun lalu kita mengalami lonjakan kasus pada bulan-bulan yang sama ini angkanya mencapai sekitar 700-an kasus,” terangnya.
“Ada pengaruh dari musim penghujan ekstrem akhir-akhir ini,” ungkapnya.
Ditegaskan Idris kembali, seluruh Puskesmas di masing-masing wilayah DKI Jakarta untuk segera menaikan intensitas kerja sama dengan kader Juru Pemantau Jentik (Jumantik).
“Kader Jumantik harus melaksanakan tugasnya dengan baik untuk langkah pencegahan di bawah koordinasi Puskesmas wilayah,” terangnya.
“Sebab, kader Jumantik ini yang menjadi alarm pertama jika perlu dapat ditambah jumlahnya,” tandasnya.
Lanjut politisi dari PSI ini wanti-wanti karena kewaspadaan adalah kunci dari keberhasilan menekan angka wabah DBD ini.
“Secara keilmuan DBD adalah penyakit yang dapat dicegah sehingga resiko yang dialami nanti dapat ditangkal,” paparnya.
Idris juga mengatakan, intinya PSI tidak ingin warga masyarakat DKI terutama anak-anak terjangkit dulu baru Pemda panik bertindak. Apalagi wabah DBD ini beresiko tertinggi yaitu kematian. [IS]














Responses (4)