Medan, tandabaca.id
Kapal yang ditumpanginya bocor, ratusan manusia perahu Rohingya kembali terdampar di laut Indonesia. Nahkodanya kabur sebelum perahu itu terdampar.
Ratusan manusia perahu itu terdampar di Pantai Mercusuar, Desa Deli Serdang, Sumatera Utara (Sumut) Minggu 31 Desember 2023.
Informasi itu disampaikan oleh Pangdam I/Bukit Barisan Mayjen Mochammad Hasan. Nahkodanya kabur, pindah ke kapal lain sebelum kapal yang dinahkodainya mendarat di pantai Mercusuar.
“Kemudian, nakhoda yang memimpin kapal ini, 4 mil sebelum mendarat meninggalkan kapal, pindah ke kapal yang lain,” kata Hasan saat melaporkan kedatangan Rohingya itu kepada Panglima TNI dan Kapolri dalam zoom meeting pengamanan pergantian tahun baru 2024 di Lapangan Benteng Medan, Minggu 31 Desember 2024.
Hasan menjelaskan kalau para pengungsi Rohingya disebut datang dari kamp pengungsian Rohingya di Bangladesh dan sudah berlayar selama 22 hari.
Namun sebelum tiba di Deli Serdang, nahkoda kapal mereka kabur.
Selain itu Hasan menyampaikan terkait hal-hal yang menonjol ditemukan di kapal pengungsi Rohingya itu.
Diantaranya adalah ditemukannya logistik-logistik segar dalam kapal tersebut, dan ditemukan juga kartu UNHCR dengan identitas yang sama.
“Dari kapal ini, ditemukan logistik-logistik segar, yang kita duga logistik ini di-support atau didukung dari darat wilayah perairan kita. Kemudian, hal menonjol lain adalah kartu UNHCR yang ditemukan ini semua identitasnya, tanggal lahirnya sama,” jelas Hasan
“Kami dalam kesempatan ini mohon izin mungkin untuk mulai menyarankan, patroli untuk wilayah Pantai Timur Sumatera Utara, seperti yang dilaksanakan di Pantai Barat supaya dapat menekan mereka masuk ke Aceh yang sekarang mereka masuk ke wilayah Sumut,” kata Hasan.
147 PENGUNGSI
Hasan menguraikan dari 147 pengungsi yang mendarat di Pantai Mercusuar itu.
Jumlah itu terdiri dari 53 laki-laki dewasa, 39 perempuan dewasa, 25 anak laki-laki dan 30 anak perempuan.
Dan saat ini, para pengungsi itu telah diletakkan di sebuah teluk yang tidak berhubungan langsung dengan masyarakat.
“Pagi tadi dipimpin oleh Danlantamal 1, Kapolres, Dandim, beserta seluruh yang terkait sudah mendatangi lokasi. Alhamdulillah kondisi mereka berada di satu teluk yang tidak berhubungan langsung dengan masyarakat, harus menggunakan perahu menuju ke tempat mereka. Sementara logistik saat ini didukung oleh masyarakat,” ujarnya.***













