Jakarta, tandabaca.id
Keringat ibu bapak sekalian, jernih seperti kristal, mencerminkan niat tulus yang ada di dalam jiwa raga. Demi yang menyala, memukau membuat negeri Indonesia maju dan dihormati dunia.
Capres Nomor Urut 1 Anies Baswedan mengatakan hal tersebut di atas dalam orasinya pada hari terakhir kampanye Pilpres 2024 di Jakarta Internasional Stadion (JIS), Papanggo, Tanjungpriok, Sabtu 10 Februari 2024.
Pendukung pasangan capres-cawapres nomor urut 1, Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar atau AMIN sudah memenuhi Stadion Jakarta International Stadium (JIS), Sabtu 10 Februari 2024, dinihari.
Berdasarkan pantauan, mereka hadir dengan berdiri memenuhi lapangan Stadion JIS dan duduk di atas tribun.
Mereka yang berdiri di atas lapangan terlihat membawa bendera dari masing-masing partai pendukung seperti Partai Nasdem, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).
Baca Ini Juga ; De Papangers : 200 Tahun Menjaga Balai Kota Batavia
Sejumlah kegiatan sudah disiapkan oleh Tim Pemenangan Nasional Anies-Muhaimin (Timnas Amin). Kampanye akbar Anies-Muhaimin di JIS digelar mulai pukul 07.00 WIB hingga 12.00 WIB.
Selain di dalam stadion, Timnas Amin juga menyediakan layar besar di luar JIS dan panggung-panggung kecil di area JIS untuk mengakomodir massa yang tidak bisa masuk ke stadion.
Anies dalam sambutannya dengan ditemani Cawapres Nomor Urut 1, Muhaimin Iskandar alias Cak Imin berdiri di atas stadion seraya membentangkan kedua tangannya kesamping lebar-lebar.
“Terimakasih kepada semua yang telah memilih hadir di tempat ini, terimakasih kepada semua yang menjadi bagian dari perubahan.”
“Saya dan Gus Imin, akan membawa amanat ini, dengan sepenuh hati, dan salah satu pesan yang paling sering kami temui di lapangan, pak tolong pak, jangan khianati kami, pak tolong pak, jangan khianati kami,” ungkapnya.
Baca Ini Juga : Kerja Inovatif Digelar Yayasan Masjid Al Mukarromah bersama FOI, Masyarakat Senang
“Maka kami menjawab, ibu bapak sekalian jangan hukum kami, atas perbuatan orang lain. Insya Allah kami akan istiqomah menjaga semua amanah yang diberikan kepada Amin.”
“Kita memasuki arena ini membawa etika, kita memasuk arena ini membawa kehormatan, kita memasuki perjuangan ini dengan membawa niat baik, dan kecintaan kepada republik, karena itu kita akan menjaga amanat ini dengan sebaik-baiknya.”
“Semoga Allah SWT meridhoi perjuangan kita. Semoga Allah SWT membukakan pintu-pintu keberhasilan kepada buat kita. Semoga Allah SWT mengantarkan Indonesia menjadi negeri yang adil makmur untuk semua.”
“Negeri yang mencintai warganya. Negeri yang mengayomi rakyatnya. Negeri yang memberikan welas asih kepada semua. Tetapi juga negeri, yang tegas menghadapi para koruptor negeri, yang tidak memberikan jera kepada orang-orang yang akan merusak negeri ini.”
“Negeri yang akan menghadapi komprador-komprador, yang akan menjual negeri ini murah kepada kekuatan asing. Negeri, yang tegas kepada yang melanggar.”
Baca Ini Juga : Desak Anies, Awalnya Program Untuk Hatters, Swing dan …
“Tetapi negeri yang halus dan mengayomi kepada rakyat yang lemah, yang papa yang membutuhkan dukungan dan bantuan, sebuah negeri yang bisa membuat kita mengatakan, syukur Allhamdulillah. Syukur kita menjadi orang Indonesia.”
“Syukur Alhamdulillah. Syukur kita di lahirkan di Indonesia. Syukur Alhamdulillah untuk kita di didik di Indonesia. Syukur Alhamdulillah kita bisa bekerja dengan baik di Indonesia. Di tanah kita di lahirkan. Di tanah tumpah darah ibu kita. Insya Allah suasana itu akan kembali tumbuh, tumbuh di republik ini.”
“Terimakasih semuanya. Terimakasih, semua yang hadir. Terimakasih kepada yang telah berjalan kaki, yang naik sepeda, yang telah naik motor, yang telah melewati semua hambatan dan rintangan.”
“Terimakasih yang memilih berjuang, keringat saudara-saudara semua, keringat ibu bapak sekalian, jernih seperti kristal yang mencerminkan niat tulus yang ada di dalam jiwa raga kita.”
‘Demi yang menyala, demi yang memukau yang akan membuat negeri kita maju dan dihormati dunia. Negeri yang warganya sehat, yang warganya cerdas, dan yang warganya menjunjung etika,” pungkas Amin.
Baca Ini Juga : Fenomena Anies Bubble, Newbie Langsung Geser Tren Prabowo Gemoy
Ucapan itu selanjutnya disa.mbut pendukungnya dengan bertepuk tangan, dengan mengibar-ibarkan bendera partai dan merah putih yang mereka bawa.
Anies dan Cak Imin pun berpelukan. Setelah itu, keduanya bergandengan tangan. Seraya membentangkan tangannya.***













