Poros Alumni Gerakan Pro Demokrasi, Desak Prabowo Jujur dalam Banyak Kasus HAM

Poros Alumni Gerakan Pro Demokrasi
Ketua Umum Poros Alumni Gerakan Pro-Demokrasi Fuad Rinaldi

Bandung, tandabaca.id
Poros Alumni Gerakan Pro Demokrasi, Mendesak Prabowo Subianto Jujur dalam Banyak Kasus HAM yang terjadi dimasa silam.

Ketua Umum Poros Alumni Gerakan Pro-Demokrasi Fuad Rinaldi mengatakan sebagaimana rilis yang diterima redaksi, Jumat 15 Desember 2023.

Kang Fuad, panggilan karib untuk Fuad Rinaldi menjelaskan dalam banyak kejadian di negeri ini, masalah Hukum, HAM dan Korupsi seakan menjadi soal, yang tak pernah selesai diperbincangkan.

Semua itu dikarenakan, pedang hukum hanya tajam ke bawah, dan tumpul ke atas. Hukum belum bisa menjadi panglima di negeri ini.

Bahkan di forum debat perdana Capres kemarin, capres nomor urut 2 kembali mendapatkan pertanyaan soal kasus lama, dugaan pelanggaran HAM.

Hasil dari pertanyaan itu, sebuah kejutan tak terduga muncul.

“Prabowo seorang tokoh yang kami anggap penuh misteri dengan kejadian masa lalu, ungkap sesuatu yang mengejutkan.”

Tidak hanya itu, di balik pengakuannya itu, terungkap, kejadian yang luar biasa.

“Saya tadi katakan, saya merasa bahwa saya yang sangat keras membela hak asasi manusia. Nyatanya, orang-orang yang ditahan, tapol-tapol yang katanya saya culik, sekarang ada di pihak saya, membela saya,” kata Prabowo dengan berapi-api.

“Saat kami merenungkan makna di balik cerita ini, terpancarlah nuansa kebaikan hati yang mengharukan bagi pendukung beliau.”

“Akan tetapi bagi kami masyarakat sipil atas cerita tersebut muncul sebuah rasa keingintahuan bagaimana penyelesain Kasus HAM, dan menurut hemat kami bapak prabowo subianto harus memberikan informasi yang terang benderang ini bukan masalah jiwa korsa ini masalah lebih luhur lagi.”

“Ini masalah Negara jauh diatas kepentingan kelompok ataupun golongan.”

Oleh karenanya, terang kang Fuad, dalam perjalanan pencarian kebenaran, masyarakat sipil yang tergabung dalam Garda Kemerdekaan merespon dengan kepedulian yang mendalam.

KEBENARAN AKAN TERUNGKAP

Mereka, tutur kang Fuad lagi, mereka tidak hanya memohon agar keadilan terwujud tetapi juga memohon dengan hormat kepada Prabowo Subianto untuk membuka cerita secara menyeluruh tentang seluk beluk Tragedi HAM yang belum terungkap.

Dalam kehangatan semangat pencarian akan kebenaran, mereka komprehensif kepada menyadari bahwa keadilan tetap tegak berdiri adalah panggilan hati mereka.

Meskipun terkadang kekuasaan tampak memiliki pengaruh terhadap lembaga-lembaga keadilan, mereka tetap memeluk harapan bahwa kebenaran akan terungkap.

Dalam kejadian ini, terpancarlah pesan yang mendalam. Bahwa dalam setiap petualangan pencari kebenaran, kebaikan hati dan kejujuran adalah pilar utama.

Kepercayaan bahwa dengan niat baik, keadilan akan terwujud tanpa harus menunggu jadi presiden.

Sebagai bagian dari negeri ini, mari bersama-sama memelihara semangat pencarian akan keadilan.

Kita melangkah maju dengan kebaikan hati sebagai kompas dan kejujuran sebagai tiang yang teguh.

Karena di dalam setiap cerita tragedi HAM, Saudara-saudara, mari kita bersama mempertahankan semangat pencarian keadilan. Hanya dengan niat baik dan kebaikan hati, kebenaran akan bersinar terang, mencerahkan setiap langkah kita ke depan.

“Kami menagih keikhlasan pak prabowo subianto untuk membuka semuanya secara terang benderang,” pungkasnya.***

BACA INI JUGA
Sosialisasikan Ganjar Pranowo, Fuad Blusukan, Konsolidir Forum Alumni Muda Lintas Kampus

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *