Bandung, tandabaca.id
Siapa Pj Gubernur Jabar yang nanti akan ditetapkan oleh Presiden RI Joko Widodo (Jokowi), masih tertutup misteri. Sebab DPRD Jabar belum mengusulkannya.
Apakah Setiawan Wangsaatmadja, Kunto Arief Wibowo layak?
Sebagaimana diketahui, September 2023, masa bakti Gubernur Jabar Ridwan Kamil dan Wakil Gubernur Jabar Uu Ruzhanul Ulum akan berakhir.
Siapa penggantinya, sudah ada ketentuannya. Fraksi-fraksi di DPRD Jabar akan mengusulkannya kepada Menteri Dalam Negeri. Setelah itu, baru diserahkan ke Presiden RI.
Dalam hal ini, Fraksi-fraksi di DPRD Jabar sepertinya belum ingin terburu-buru untuk menentukannya. Maklum, putusan akhir bukan dari mereka.
Ketua Majelis Adat Sunda Ari Mulya Subagja berharap Siapa Pj Gubernur Jabar yang akan terpilih nanti, harus orang yang mengerti Jawa Barat, think-tank terakhir seharusnya dari daerah tersebut.
Selanjutnya, Abah Ari berharap DPRD Jabar, nanti benar-benar memilih orang yang mengerti Jawa Barat.
Soal siapa yang layak dimatanya, Abah Ari menyebut ada beberapa sosok di antaranya, Setiawan Wangsaatmaja, Kunto Arief, dll.
Dijelaskan Abah Ari, Setiawan Wangsaatmaja sangat memahami karakter, kultur, budaya, adat, dan keinginan orang Sunda yang mendiami Jawa Barat.
“Dia (Setiawan Wangsaatmaja) memahami Jawa Barat. Dia tahu karakter Jawa Barat. Dia tahu orang Jawa Barat, dia orang Sunda,” katanya saat dihubungi tandabaca.id, Rabu 26 Juli 2023.
KUNTO ARIEF WIBOWO
Selain Setiawan Wangsaatmaja, Abah Ari menambahkan, masih ada tokoh Jawa Barat lain yang layak menjadi Pj Gubernur Jabar, seperti mantan Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kunto Arief Wibowo.
Abah Ari menambahkan, sebagai pegiat adat dan budaya Sunda, dia berpandangan bahwa Jawa Barat saat ini sudah berubah, karena terjadi erosi nilai-nilai adat dan budaya di masyarakat Jawa Barat.
Oleh karena itu, kata Abah Ari, dibutuhkan tokoh Jawa Barat yang layak menjadi Pj Gubernur Jabar. Apalagi masa jabatannya selama satu tahun.
Sebab dia, memahami karakteristik asli orang-orang Jawa Barat mulai dari adat, dan budaya Sunda.
“Carilah orang-orang yang mumpuni di Jawa Barat, dan sudah terlihat track recordnya, memahami kultur, kebiasaan, karakteristik masyarakat Jawa Barat,” harapnya.
Abah Ari juga menerangkan, Pj Gubernur juga harus memahami bahwa masyarakat Jawa Barat saat ini masih kental dengan ketokohan. Oleh karenanya, sangat penting, bagi pemerintah untuk memilih Pj Gubernur dari putra daerah.
“Saya tidak bisa menyarankan (calon Pj) tapi saya hanya bisa menyarankan kriteria. Jangan disimpan orang yang tidak kenal, tidak paham Jawa Barat. ***
BACA INI JUGA
Dua Kader Baru Bersinar di Gerindra, Siapa Layak Pilgub Jabar 2024, Dedi Mulyadi atau Iwan Bule
Kader Partai Gerindra untuk Pilgub Jabar 2024 Ada Tiga Nama, Dua Berlari Kencang














Response (1)