Perangkat ASUS ProArt dirancang untuk memenuhi kebutuhan kreator profesional, termasuk filmmaker, dengan performa tinggi dan akurasi warna yang konsisten.
Hal ini menjadi krusial untuk memastikan setiap elemen visual dalam film tetap sesuai dengan visi kreatif sejak tahap produksi hingga hasil akhir.
Pemanfaatan teknologi XR dalam film ini memungkinkan tim produksi menciptakan dunia futuristik secara langsung di lokasi syuting. Dengan dukungan DOSS Guava XR Studio, lingkungan digital dapat divisualisasikan secara real-time, sehingga proses kreatif menjadi lebih efisien sekaligus fleksibel.
Kolaborasi lintas sektor ini menunjukkan bagaimana teknologi dan industri kreatif dapat berjalan beriringan dalam menghasilkan karya berkualitas tinggi.
ASUS, melalui ProArt, tidak hanya menyediakan perangkat, tetapi juga menjadi bagian dari ekosistem produksi yang mendukung inovasi storytelling berbasis teknologi.
Film “Pelangi di Mars” sendiri menjadi debut penyutradaraan film panjang bagi Upie, yang sebelumnya dikenal melalui karya dokumenter dan video musik.
Proyek ini digarap selama lebih dari lima tahun dan melibatkan sejumlah aktor dan kreator ternama.
Peluncuran film ini ditandai melalui gala premiere di Epicentrum XXI, Jakarta, yang menjadi ajang perkenalan hasil kolaborasi teknologi dan kreativitas kepada publik. Film ini dijadwalkan tayang di bioskop seluruh Indonesia mulai 18 Maret 2026.***TEK.ID***
Response (1)