JAKARTA, TANDABACA.ID – Antusiasme masyarakat untuk menghadiri gelar griya atau open house Lebaran (Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah) di Istana Kepresidenan Jakarta terlihat sejak pagi hari.
Meski acara dijadwalkan berlangsung pada sore hari sekitar pukul 15.30 WIB, antrean warga sudah mengular panjang sejak subuh di pintu masuk kawasan Istana.
Pemandangan ini menjadi berbeda dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
Biasanya, warga mulai berdatangan mendekati waktu pelaksanaan acara.
Namun kali ini, kerinduan masyarakat untuk merasakan langsung suasana Lebaran bersama kepala negara tampak begitu kuat, tercermin dari kesediaan mereka menunggu berjam-jam sejak dini hari.
Di antara antrean tersebut, tampak beragam lapisan masyarakat, mulai dari keluarga, anak-anak, hingga lansia.
Sebagian warga terlihat membawa bekal sederhana, sementara lainnya duduk di trotoar dengan tertib sambil menanti pintu Istana dibuka.

BACA INI JUGA : Pemkab Karawang Menghidupkan Kembali Tradisi Bedug yang Telah Lama Hilang
Salah satu warga asal Tebet, Jakarta Selatan, mengaku sudah terbiasa datang ke Istana setiap momen Lebaran.
Ia hadir bersama suaminya yang merupakan penyandang disabilitas.
Baginya, kesempatan open house bukan sekadar tradisi tahunan, melainkan momen yang dinantikan untuk bisa bertemu langsung dengan Presiden Prabowo Subianto.
Ia menuturkan, meskipun harus datang sejak pagi dan mengantre cukup lama, hal tersebut tidak menyurutkan niatnya.
Justru, suasana kebersamaan dengan warga lain yang sama-sama menunggu menjadi pengalaman tersendiri yang menyenangkan.
Pelaksanaan open house lebaran di Istana Kepresidenan sendiri menjadi simbol keterbukaan pemerintah sekaligus momentum mempererat hubungan antara pemimpin negara dan masyarakat.
Dalam tradisi ini, warga diberi kesempatan untuk bersalaman langsung, menyampaikan ucapan selamat Idulfitri, hingga merasakan suasana kebersamaan yang jarang terjadi di hari-hari biasa.

BACA INI JUGA : Teknologi XR, Asus ProArt Dukung Produksi Film Pelangi di Mars
Dengan pengamanan yang tetap ketat namun ramah, aparat terlihat mengatur jalannya antrean agar tetap tertib dan lancar.
Hingga menjelang siang, jumlah warga yang datang terus bertambah, menandakan tingginya antusiasme publik terhadap acara tersebut.
Momentum ini sekaligus mencerminkan harapan masyarakat terhadap kepemimpinan nasional, yang tidak hanya hadir dalam kebijakan, tetapi juga dalam kedekatan yang nyata dengan rakyatnya.***warkot***














Response (1)