Jakarta, tandabaca.id
Timnas Voli Putri Indonesia kalahkan Selandia Baru 3-0 (25-14, 25-15, 25-19) atas Selandia Baru dalam laga terakhir Pool B AVC Nations Cup 2025 di Gimnasium Dong Anh, Kamis (12/6).
Kemenangan atas Selandia Baru ini menempatkan Timnas Voli Putri Indonesia di peringkat empat klasemen Pool B AVC Nations Cup 2025.
Selanjutnya Indonesia akan memperebutkan peringkat kelima AVC Nations Cup 2025 pada babak berikutnya.
Kemenangan atas Selandia Baru adalah hasil positif kedua yang di raih oleh skuad Srikandi. Alhasil posisi Indonesia kembali melesat, usai ketambahan 8.04 poin.
Tim yang dikapteni Yolla Yuliana ini naik lima posisi dari peringkat ke-59 menjadi posisi ke-54 dunia.
Sebelumnya, Srikandi Indonesia menelan tiga kekalahan beruntun, namun Yolla dan kawan-kawan tetap mencatatkan hasil positif.
Sebab sebelum turnamen ini, Timnas Voli Putri Indonesia ada di posisi ke-55 dunia. Mereka sempat turun ke peringkat ke-63 usai tiga kekalahan beruntun.
Maka seandainya skuad Srikandi berhasil meraih kemenangan di playoff, mereka bisa menembus posisi ke-40 dunia.
Sementara itu, Timnas Voli Putri Indonesia kemungkinan akan melawan Hong Kong di babak playoff.
Set Pertama
Pada awal laga tim Selandia Baru sempat mencoba menyulitkan Indonesia usai mampu memaksa skor imbang hingga 3-3.
Namun, para pemain Indonesia mampu membuka jarak keunggulan hingga pertengahan laga pada skor 15-8.
Serangan back attack Medi Yoku terus menambah keunggulan Indonesia menjadi selisih delapan poin.
Keunggulan 10 poin bahkan didapat Srikandi Merah Putih usai spike keras Ajeng Viona mencatatkan keunggulan pada 20-10.
Indonesia akhirnya mencetak set point duluan pada skor 24-14 lewat bola quick dari Rika Dwi Latri.
Penempatan bola dari Ersandrina yang mengarah ke area belakang permainan lawan berhasil menutup set pertama dengan kemenangan.
Dinda Syifa Amalia kini menjadi pilihan utama pada posisi middle blocker usai mampu menunjukkan performa cukup apik dalam dua laga terakhir.
Adapun lini serang tetap diisi oleh Ersandrina Devega, Ajeng Viona, dan Medi Yoku.
Posisi setter juga mengalami rotasi setelah Arneta Putri menggantikan Tisya Amallya.
Set Kedua
Memasuki set kedua, Selandia Baru kembali mampu memaksa skor imbang pada 2-2.
Namun, Indonesia mulai berhasil membuka jarak keunggulan menjadi tiga sampai empat angka pada 7-4 hingga skor 12-8.
Tim Selandia Baru sempat mengancam usai mencetak dua poin beruntun yang memaksa Coach Octavian mengambil jatah timeout.
Meski begitu, Indonesia mampu kembali memperlebar keunggulan menjadi 15-10. Shella Bernadethan dimasukkan untuk memanfaatkan bola quick.
Keunggulan sudah mencapai tujuh poin hingga rotasi dilakukan dengan memasukkan Tisya dan Yolla Yuliana.
Indonesia akhirnya kembali mencatatkan keunggulan 10 poin lewat skor 21-11 usai block point dari Yolla Yuliana.
Yolla kembali mencetak poin, kali ini lewat spike karena dia ditempatkan sebagai opposite.
Putri Agustin yang baru diturunkan langsung menghasilkan set point untuk Indonesia pada keunggulan 24-13.
Set Ketiga
Pada set ketiga, Selandia Baru lagi-lagi mempersulit di awal laga dan bahkan mampu memimpin atas Indonesia pada skor 7-5.
Namun, Indonesia berhasil melesakkan tiga poin beruntun untuk membalikkan keadaan menjadi 8-7.
Ersandrina tampil baik dengan terus meneror pertahanan lawan dari posisi empat.
Indonesia akhirnya mampu mendapatkan keunggulan cukup nyaman dengan selisih lima angka pada 14-9 hingga 16-11.
Namun, lawan kembali mengancam usai mencetak tiga poin beruntun untuk memperkecil ketertinggalan menjadi 14-16.
Spike keras Ersandrina berhasil mencatatkan match point pada 24-18.
Sempat kecolongan satu poin, serangan Putri Hidayanti Agustin berhasil memastikan kemenangan untuk melaju ke babak pemeringkat 5-8. @Ry













