Majalengka, tandabaca.id –
Pelayanan PPDB Tahap 1 di SMAN 1 Majalengka ditinjau Gubernur Ridwan Kamil dengan didampingi Kadisdik Jabar Wahyu Mijaya. Sekolah menengah atas ini selalu berprestasi.
Berdasarkan pemantauan, Gubernur Jabar Ridwan Kamil mengatakan pelayanan PPDB tahap 1 berjalan lancar, mayoritas calon peserta didik (catadik) telah mendaftar daring secara mandiri.
“Seiring disrupsi digital, kita maksimalkan PPDB online. Kenapa di sekolah sepi? Karena, mayoritas sudah online. Kita hanya membantu mereka yang kesulitan (di sekolah), kita siapkan meja-meja (pelayanan) untuk membantu,” tuturnya.
Tiap tahunnya, kata Gubernur, PPDB di Jabar terus dibenahi sesuai evaluasi yang dilakukan. Sehingga, kekurangan yang ada di tahun lalu diperbaiki di tahun ini.
Gubernur menegaskan, kunci PPDB adalah keadilan dengan keterbatasan. Sebab, tidak semua calon pendaftar bisa diterima di sekolah negeri karena kuota PPDB di sekolah negeri hanya 300 ribuan kursi.
“Maka, bagi yang tidak mampu kita sudah kasih anggaran ke sekolah swasta untuk membantu biaya (pendidikannya). Kami ucapkan terima kasih juga kepada sekolah swasta yang hadir dan membantu peradaban pendidikan untuk negara,” ucapnya.
Selain Kadisdik, peninjauan tersebut dihadiri oleh Asisten Daerah I Pemprov Jabar, Dedi Supandi, Kepala Kantor Cabang Dinas Pendidikan Wilayah IX, Dewi Nurhulaela serta Sekda Kab. Majalengka, Eman Suherman.
PPDB tahap 1 tahun 2023 dibuka tanggal 6 s.d. 10 Juni 2023. Sedangkan tahap 2 dibuka pada 26 s.d. 30 Juni 2023.
SELALU BERPRESTASI
Kepala SMAN 1 Majalengka, Aah Suniah mengatakan, di masa PPDB ini, sekolahnya selalu menjadi pilihan calon peserta didik untuk menimba ilmu. Sebab menurutnya, selama ini baik akademik maupun non akademik selalu berprestasi.
“Alhamdulillah, untuk SMAN 1 Majalengka ini baik secara akademik atau non akademik, kita selalu berprestasi,” ujar Aah, Selasa.
Salah satu hal yang dianggap berprestasi, jelas dia, setiap tahunnya pihaknya mengantarkan anak didiknya untuk bisa lolos ke perguruan tinggi melalui jalur SNMPTN. Di tahun 2022 saja, ada 33 peserta didiknya yang bisa diterima melalui jalur tersebut.
“Kami juga selalu mencatatkan peserta didik terbanyak di KCD IX sebagai sekolah yang bisa mengantarkan anak didik kita ke perguruan tinggi yang mereka pilih sebanyak 33 pada tahun ini,” ucapnya. ***










Responses (2)