Jakarta, tandabaca.id
Cegah Lakalantas, Dekot kritik pagar bolong jalur busway kawasan Senen. Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Pusat (Jakpus), mengungkap hal ini.
Joko (48), warga kecamatan Senen membenarkan di kawasan Senen pagar besi pembatas jalur busway memang banyak yang bolong.
“Sudah bertahun-tahun, pagar pembatas jalur busway itu bolong. Instansi, terkait terkesan cuek dan masa bodo,” katanya.
Karena instansi terkait abai akan tugasnya, masyarakat yang malas melintas di jembatan penyeberangan orang (JPO) senang.
“Jadi mereka bisa melintasinya, padahal bahaya. Karena kendaraan yang ada di sana, semuanya tekan gas pol,” ungkapnya.
Ditanya ada tidak masyarakat yang tertabrak saat menyeberangi jalan tersebut, Joko tidak mengetahuinya.
Sementara itu, Dekot Jakpus Sanusi kritik pagar bolong, yang saat ini banyak dikeluhkan masyarakat.
Pagar bolong yang dimaksud disini adalah, pagar besi pembatas jalur busway.
“Ya, banyak keluhan masyarakat soal pagar besi jalur busway yang bolong itu,” katanya.
Kekhawatiran mereka, akan terjadi kecelakaan yang berbuntut korban jiwa.
“Sebab, gegara pagar bolong itu, jadi banyak pejalan kaki yang menerobosnya,” ungkapnya.
Sanusi mendorong, instansi terkait segera memperbaiki pagar besi jalur busway yang bolong itu. Jangan sampai ditunda lagi.
“Karena sudah bertahun-tahun pagar pembatas jalur busway itu tidak disentuh,” tandasnya.
Menanggapi tentang pagar pembatas jalur busway tersebut, Wakil Wali Kota Jakarta Pusat, Chaidir meminta instansi terkait berupaya untuk mengantisipasi.
“Jika bagian sarana Halte Transjakarta ini DBM DKI. Segera saya lanjutkan ke Dinas Bina Marga (DBM) DKI untuk perbaiki,” singkatnya melalui telepon. (is)














Response (1)