BANDUNG, TANDABACA.ID – Dua bodypack dievakuasi pada hari ke-13 pencarian korban longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Kamis 5 Februari 2026.
Dengan demikian total bodypack yang sudah berhasil ditemukan tim SAR Gabungan dari hari pertama pencarian hingga saat ini sudah mencapai jumlah 94 kantong jenazah (bodypack).
Kepala Kantor SAR Bandung, Ade Dian Permana, menyatakan cuaca cerah pada hari ke-13 dimanfaatkan secara optimal, untuk melanjutkan pencarian, terutama di sektor dengan tingkat kesulitan tinggi.
“Cuaca hari ini cukup mendukung sehingga pekerjaan teknis di lapangan dapat dilaksanakan sesuai rencana operasi yang telah ditetapkan,” ujarnya di Posko Basarnas Desa Pasirlangu, Kamis, 5 Februari 2026.
Untuk memaksimalkan hasil, tim SAR Gabungan melakukan konfirmasi data perkiraan posisi rumah dan korban sebelum terjadinya bencana.
BACA INI JUGA : Revitalisasi Hutan Kota Baksil Bandung, Sebelumnya Viral Forest Walk Bolong
Konfirmasi, kata Ade Dian dilakukan dengan para penyintas, khususnya pengurus RT setempat di area Worksite A2 dan B2.
Langkah ini, jelas Ade Dian bertujuan memastikan keakuratan data awal sehingga pencarian dapat lebih terarah.
“Hasil pencarian hari ke-13 mencatat temuan dua bodypack dengan rincian Worksite A1 nihil, A2 nihil, A3 satu bodypack, B1 nihil, dan B2 satu bodypack,” terangnya.
Hingga, terang Ade Dian, pada hari Kamis hingga pukul 15.30 WIB, total korban yang telah dievakuasi dari hari pertama hingga hari ini, mencapai 94 kantong jenazah.
Sementara itu, tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jabar mencatat, hingga Kamis pukul 06.00 WIB, sebanyak 70 jenazah dari 73 kantong jenazah telah berhasil diidentifikasi.
Sementara 19 kantong jenazah lainnya masih menjalani proses identifikasi lanjutan.
BACA INI JUGA : Viral! Cacahan Uang Dibuang di TPS Liar, BI Bilang Limbah Pemusnahan Resmi
Menurut Ade Dian, dari korban yang sudah teridentifikasi, 54 orang tercatat masuk dalam daftar pencarian korban hilang berdasarkan sinkronisasi data tim di lapangan.
Operasi SAR dijadwalkan berlanjut hingga hari ke-14 dengan pelibatan sekitar 3.000 personel gabungan dari Basarnas, TNI, Polri, relawan, dan unsur pemerintah daerah.
“Kami terus melakukan evaluasi harian dan memperkuat koordinasi lintas instansi agar seluruh korban bisa ditemukan semaksimal mungkin,” tuturnya.***













