Heru Budi Hartono Lagi Gandrung Tanam Pohon, Tokoh Bilang Bukan Barang Baru

Bukan Barang Baru
TANAM - Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono dan Wali Kota Jakarta Pusat Dhany Sukma dalam kegiatan menanam pohon di kawasan Jalan Letjend Suprapto, Cempaka Putih. (Foto Irvan S)

Jakarta, tandabaca.id
Heru Budi Hartono lagi gandrung tanam pohon, tokoh bilang bukan barang baru, penataan kawasan unggulan, sodetan kali Ciliwung merupakan program-program lama.

Dua pekan terakhir, Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono kerap melakukan kegiatan menanam pohon dan tanaman dalam agenda kerjanya.

Hari ini, penanaman pohon dilakukan di Jalan Letjend Suprapto, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, tepatnya di lokasi Embung yang sedang dibangun, Jumat (27/1/2023).

Penanaman pohon langsung dilakukan orang pertama di Balai Kota DKI didampingi Wali Kota Jakarta Pusat, Dhany Sukma dan para Kepala Dinas (Kadis).

Usai kegiatan penanaman pohon, Penjabat (Pj) Gubernur DKI Heru Budi Hartono mengatakan, hari ini dilakukan menanam pohon di berbagai lokasi dengan jenis pohon dan tanaman yang berbeda.

“Untuk Jakarta Pusat, pak Wali Kota ada sebanyak 2.700 pohon yang ditanam di lokasi yang berbeda dengan jenis pohon dan tanaman,” ungkapnya.

Selain itu, Heru juga mengimbau Pemertintah’ sudah membangun MCK Ipal Komunal kepada warga RW 04 Rawasari bisa digunakan karena telah dibangun oleh Pemerintah Daerah (Pemda).

“Sehingga salah satu titik kerawanan kondisi kumuh bisa berubah sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan,” ucapnya.

ASET TIDAK TERAWAT

Wali Kota Jakarta Pusat, Dhany Sukma mengungkapkan program ini merupakan salah satu program Pj Gubernur DKI untuk menghijaukan kota Jakarta.

“Kita akan memanfaatkan aset-aset Pemda yang tidak terawat untuk ditanami pohon. jadi ini kita lakukan secara serentak dari tingkat kelurahan, kecamatan maupun di tingkat kota,” kata dia.

Sambung Dhany menerangkan, penanaman pohon di Jakarta Pusat sudah dilakukan dengan program sehari 10 pohon di tiap kelurahan.

“Jadi sehari 10 pohon di Jakarta Pusat ada 44 kelurahan berarti sehari 440 pohon,” ungkapnya.

Sementara itu, Tokoh masyarakat Jakarta Pusat, Budi menyatakan, di DKI Jakarta program penghijauan dengan penanaman pohon dan tanaman bukan barang baru, acap dilakukan gubernur-gubernur terdahulu.

“Jangankan kegiatan menanam pohon. Kegiatan penataan kawasan unggulan termasuk bedah rumah, sodet kali Ciliwung dari dulu sudah dikerjakan dan merupakan program Gubernur sebelumnya yaitu Bang Yos,” tandasnya. (is)

BACA INI JUGA

Urai Masalah Pertanahan, Pj Gubernur DKI Jakarta Audiensi dengan BPN

Response (1)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *