Kasus Bank-Emok Seperti Penyakit Menahun, Dadung Kurniawan Tegaskan Ini

Bank-Emok Seperti Penyakit Menahun
Anggota Komisi II DPRD Jabar Dadang Kurniawan S.Ip, M.Hum (Kanan--baju hitam) (Humas DPRD Jabar)

Bandung, tandabaca.id –
Anggota Komisi II DPRD Jabar Dadang Kurniawan S.Ip, M.Hum tegaskan kasus Bank-Emok Seperti Penyakit Menahun, jangan hanya memberikan bantuan, hukum juga harus ditegakkan.

H Dadung, penggilan karib dari Dadang Kurniawan S.Ip, M.Hum bicara kasus bank-emok seperti penyakit menahun karena awal Juli 2023 kasus itu muncul lagi. Terjadi di Desa Ciapus, Banjaran.

Seorang suami, tegas membunuh istrinya, gegara cekcok soal utang ke bank-emok atau rentenir yang tak kunjung lunas.

“Itu seperti penyakit yang sudah menahun, pemerintah itu sepertinya kurang begitu peduli memperhatikan itu,” katanya.

“Sebetulnyakan, bukan hanya memberikan bantuan, tetapi bagaimana hukum pun ditegakkan,” katanya.

Dijelaskan H Dadung, banyak usaha yang mengatas namakan koperasi, tetapi di dalamnya rentenir, dan itu sudah ada sejak dahulu, tetapi nyatanya sampai sekarang masih tetap ada.

Korbannya, kata H Dadung, banyak ibu-ibu muda, yang baru anak satu, dan mereka nggak tahu bagaimana cara membayarnya lagi.

“Akhirnya mereka sekarang terbang, jadi pembantu, gegara terlilit hutang, dan itu sudah menyebar di Jawa Barat,” terangnya.

Agar kasus tidak kembali terulang, hukum harus ditegakkan seadil-adilnya. Selain itu, dan pemerintah harus sudah membuat satu aturan untuk mempersempit sepak terjang bank-emok itu.

“Nggak boleh ada lagi, kasus itu,” katanya.

Selain itu, H Dadung juga mengatakan, pelaku-pelaku usaha juga harus peduli kepada warga yang tinggal di daerahnya.

“Bantulah warga sekeliling tempat usahanya,” katanya.

Karena saat ini bisnis wisata di Bandung Selatan lagi booming, pelaku-pelaku usaha juga harus melibatkan warga dalam menjalankan usaha.

“Didik mereka, agar mereka bisa bekerja atau berusaha di sektor-sektor usaha wisata yang ada di wilayahnya. Agar mereka nggak terbang lagi ke luar. Untuk sekedar cari kerja,” pungkasnya.***

BACA INI JUGA
Lebih Berpihak ke Pemodal Besar, Dadang Kurniawan Kritisi Izin Usaha Pariwisata

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *