Bandung, tandabaca.id
Kegiatan legislatif tahun 2024 diperkirakan landai, karena dewan fokus di daerah pemilihannya masing-masing. Bulan Agustus reses, sosper stop.
Kabagum Sekretariat DPRD Jabar H Dodi Sukmayana mengatakan hal tersebut di ats dalam perbincangannya dengan wartawan pada Jumat 22 Desember 2023.
“Kegiatan legislatif tahun 2024 diperkirakan akan landai, karena anggota dewan akan lebih banyak berada di dapil (daerah pemilihan) masing-masing,” ujarnya.
Namun demikian, H Dodi memastikan agenda budgeting DPRD Jabar untuk penyusunan Raperda APBD Perubahan 2024 dan APBD Murni 2025 akan tetap berjalan sebagaimana mestinya.
H Dodi menjelaskan, tahun 2024 merupakan tahun politik, salah satunya adalah pemilihan anggota legislatif periode 2024-2029 dan pelantikan anggota dewan terpilih yang akan dilaksanakan pada 2 September 2024.
“Pemilihan anggota dewan baru waktunya bersamaan dengan pemilihan presiden yaitu 14 Februari 2024,” katanya.
Pemilihan anggota dewan yang dimaksud di atas adalah pemilihan anggota DPR RI, DPRD Tingkat 1 (Provinsi), DPRD Tingkat 2 (Kota/Kabupaten) dan DPD RI.
Agenda politik yang panjang itu mulai dari penetapan DCS (daftar calon sementara) DCT (daftar calon tetap), masa kampanye, pemilihan umum, hingga penetapan calon terpilih.
“Agenda politik yang panjang itu, tentunya akan menyita waktu para politisi yang tengah berkantor di gedung DPRD Jabar. Hingga kegiatan dewan diperkirakan akan landai,” terangnya.
Namun demikian, H Dodi memastikan agenda penting pemerintahan seperti budgeting, penyusunan raperda APBD Perubahan 2024 dan APBD Murni 2025 tetap akan berjalan sebagaimana mestinya.
Soal agenda reses dan sosper atau sosialisasi perda, dipastikan H Dodi tetap akan berlangsung.
“Kegiatan reses anggota DPRD Jabar hanya akan berlangsung 2 kali, hingga bulan Agustus 2024 setelah itu stop.”
Tahun 2024, terang H Dodi, tidak ada agenda reses untuk anggota baru DPRD Jabar periode 2024-2029. Sebab setelah pelantikan, mereka akan disibukkan dengan kegiatan pembentukan AKD atau alat kelengkapan dewan.
“Waktunya 3 bulan hingga terpilih pemimpin baru definitif,” pungkasnya.***














Response (1)