Noumea, tandabaca.id
Keharuan terpancar dari wajah beberapa warga Indonesia yang hadir di KJRI Noumea, pada momen HUT RI ke-78, Kamis 17 Agustus 2023. Karena memiliki makna tersendiri bagi mereka.
Inilah yang dirasakan oleh Tian Siti Hadijah. Bahkan perempuan berusia 45 tahun, mengambil cuti khusus agar dapat menghadiri upacara bendera di KJRI Noumea. “Penting bagi saya sebagai WNI yang tinggal di luar negeri untuk menghadiri momen bersejarah ini”, ucapnya. Begitu pun dengan Erna Mardji. Erna yang saat ini berusia 59 tahun itu mengatakan bahwa upacara peringatan HUT RI ke 78 ini sangat menyentuh hatinya” Saya terenyuh ketika mendengarkan lagu Indonesia Raya dan merasa bangga menjadi WNI walau tinggal di luar negeri., ” ujar dia.
Tak hanya Tian dan Erna yang terharu, Warga Negara Indonesia lainnya atau diaspora Indonesia yang lain juga terharu dengan peringatan kali. Mereka datang dari berbagai penjuru untuk menunjukkan rasa cinta dan kebanggaan sebagai keturunan Indonesia. Bahkan sejumlah non WNI, namun masih keturunan Indonesia juga hadir dalam hari bersejarah tersebut.
Joanny Timan, salah satunya. Pemuda yang masih keturunan Jawa dan berusia 17 tahun ini mengatakan “Bagi saya menghadiri upacara 17 Agustus adalah bentuk penghormatan bagi para sesepuh kami dari Jawa sekaligus bentuk untuk mewujudkan Bhineka Tunggal Ika”, tuturnya. Senada dengan Joanny, Jean Max Wiria ( 69), meski lahir di Kaledonia Baru, dia menegaskan bahwa dirinya hadir pada upacara untuk memberikan penghormatan kepada sang ayah, yang tiba di Kaledonioa Baru pada tahun 1930-an.
SEMANGAT PARA WARGA
Sementara itu Konjen RI Noumea, Bambang Gunawan, menyampaikan kekagumannya terhadap semangat para warga keturunan Indonesia itu. “Meskipun bukan WNI mereka tetap menganggap KJRI sebagai rumah budaya mereka,” ujar Bambang.
Upacara peringatan HUT RI ke-78 sendiri berlangsung secara khidmat dengan pembina Konjen RI Bambang Gunawan. Sedangkan pemimpin Upacara dan Pengibar Bendera berasal dari masyarakat Indonesia.
Peringatan HUT RI ke-78 kali ini sebagaimana biasa ditutup dengan acara Pertemuan Masyarakat untuk memperkuat tali persaudaraan diantara warganegara dan diaspora Indonesia di sekitar Noumea. *** (gus)














Response (1)