PPP Daftarkan Sengketa Hasil Pemilu 2024 ke MK: 200 Suara Hilang

Sengketa Hasil Pemilu
Ketua DPP PPP Achmad Baidowi menyebut ada sekitar 200 ribu suara PPP yang hilang hingga melaporkan sengketa hasil Pemilu 2024 ke MK. (Instagram @achbaidowi_awiek)

Jakarta, tandabaca.id
200 Suara Hilang, Partai Persatuan Indonesia atau PPP daftarkan sengketa hasil Pemilu 2024 ke Mahkamah Konstitusi (MK), Sabtu malam, 23 Maret 2024.

Ketua DPP PPP Achmad Baidowi alias Awiek, menyebut Pendaftaran Permohonan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) itu dilakukan karena PPP kehilangan 200 ribu suara di 30 daerah pemilihan atay dapil di 18 provinsi.

“Ada sejumlah dapil, kalau ngggak salah sekitar 30 dapil,” katanya dikutip Minggu, 24 Maret 2024.

Awiek mengaku telah mengumpulkan sejumlah alat bukti, yang menunjukkan pengalihan 200 ribu suara di 30 daerah pemilihan tersebut.

Ia menyebut di setiap dapil suara yang hilang sekitar 3.000 hingga 4.000 suara, total mencapai 200 ribu suara hilang.

“Karena kita memang didukung alat bukti yang memungkinkan. Berdasarkan tracking kami di dapil-dapil itulah suara PPP hilang. Tidak banyak, paling 3.000, 4.000. Tetapi terjadi di sepanjang dapil, sehingga ketika ditotal itu lebih dari 200 ribu, itu yang terlacak,” ujarnya.

PPP meminta MK mengembalikan 200 ribu suara hilang tersebut. Juga, menetapkan PPP sebagai salah satu partai yang lolos ke Senayan.

“Kita mendaftar, masuk ke sini (MK) jam 20.00 (WIB), jadi masih jauh dari batas waktu terakhir, 3×24 jam yang disarankan UU 7 Tahun 2017 tentang Pemilu,” kata Awiek.

PPP gagal ke Senayan karena hanya memperoleh 5.878.777 suara atau 3,86 persen. Angka ini di bawah parliamentary threshold agau ambang batas 4 persen.

Jika 200 ribu suara yang disebut PPP hilang bisa berhasil dibuktikan maka jumlah suara partai ini menjadi 6.079.777 suara atau 4,01 persen sehingga bisa lolos ke Parlemen. ***

BACA INI JUGA
Kang H Pepep Apresiasi Hari Gotong Rumah Warga Kampung Adat Wates, Majalengka
Lomba 17-an Bertajuk Festival Pecunan Menarik, Kang H Pepep : Layak Jadi Destinasi Wisata Baru

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *